Irjen Kemenhaj Pastikan Distribusi Konsumsi Jemaah Haji Indonesia Tepat Waktu dan Terjaga Kualitas dan Jumlahnya
Irjen Kemenhaj Dendi mengecek secara detail alur produksi dan standar operasional yang diterapkan oleh pihak dapur Uhud Astoneast.
JAKARTA - Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Irjen Kemenhaj) Dendi Suryadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dapur penyedia konsumsi jemaah haji Indonesia di dapur Uhud Astoneast, Madinah, pada Rabu (10/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Irjen Kemenhaj Dendi mengecek secara detail alur produksi dan standar operasional yang diterapkan oleh pihak dapur Uhud Astoneast.
Di hadapan para pengelola, Irjen Kemenhaj Dendi menekankan pentingnya menjaga standar layanan agar jemaah dapat beribadah dengan tenang.
"Saya minta pastikan seluruh distribusi konsumsi jemaah benar-benar tepat waktu, tepat jumlah, dan tentu saja harus tepat kualitas. Jangan sampai ada keterlambatan yang membuat jemaah kesulitan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi mereka," ucap Dendi.
Dendi mendorong dapur Uhud Astoneast agar cita rasa masakan nusantara tetap dipertahankan. Ia menilai bahwa menyajikan makanan dengan cita rasa khas Indonesia sangat krusial untuk menjaga stamina dan selera makan jemaah selama di Madinah.
Lebih lanjut, Irjen Kemenhaj juga mendorong agar pihak dapur lebih mengoptimalkan pasokan bahan baku, khususnya bumbu masakan, yang berasal dari Indonesia.
Langkah ini diambil bukan hanya untuk menjaga cita rasa nusantara, tetapi juga untuk memberdayakan produk dalam negeri. Selain itu, Dendi mengingatkan pemilik dapur agar mengelola manajemen keuangan dengan transparan, memastikan pemilik mendapatkan keuntungan yang utuh tanpa adanya kebocoran anggaran yang tidak semestinya.
Menanggapi arahan tersebut, pemilik Dapur Uhud Astoneast, Rosyida, memberikan jaminan penuh atas kualitas layanan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa pihaknya sangat berkomitmen menjaga kepuasan jemaah.
"Kami memastikan bahwa mayoritas bumbu yang kami gunakan memang didatangkan langsung dari Indonesia untuk menjaga cita rasa asli yang disukai jemaah, dan kami akan terus menjaga standar ini hingga seluruh rangkaian operasional haji selesai," tandas Rosyida kepada Irjen Kemenhaj Dendi. (*)
Apa Reaksi Anda?