Kemhan Perkuat Layanan Kesehatan di Perbatasan Napan, 232 Warga TTU Dapat Pengobatan Gratis
Kemhan RI menggelar bantuan kesehatan di perbatasan Napan, TTU, NTT. Sebanyak 232 warga mendapat layanan medis gratis, pemeriksaan kesehatan, dan bantuan sembako.
JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat kehadirannya di wilayah perbatasan, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur dan pengamanan wilayah, tetapi juga lewat peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat. Langkah tersebut diwujudkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melalui program bantuan kesehatan di Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Program yang dilaksanakan Direktorat Kesehatan Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan (Ditkes Ditjen Kuathan) Kemhan RI ini merupakan bagian dari program prioritas Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam memperkuat ketahanan masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.
Direktur Kesehatan Ditjen Kuathan Kemhan RI, Marsekal Pertama TNI dr. Mukti Arja Berlian, Sp.PD., Sp.KP., M.M., FINASIM, memimpin langsung pelaksanaan bakti kesehatan yang berlangsung pada Kamis (9/7/2026).
Kolaborasi Lintas Sektor
Pelaksanaan bantuan kesehatan melibatkan berbagai instansi, mulai dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Pemerintah Kabupaten TTU, hingga unsur TNI di wilayah perbatasan.
Tim medis berasal dari RSAL Samuel J. Moeda Koarmada VII, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, serta Puskesmas Napan.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati TTU Kamillus Elu, Plh Kepala Dinas Kesehatan TTU Pauyulia Alfira, Kepala PLBN Napan Don Gaspar, jajaran kesehatan TNI, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.
Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta institusi TNI dalam menghadirkan pelayanan publik yang menjangkau masyarakat secara langsung.
Layani Ratusan Warga
Selama pelaksanaan kegiatan, tim kesehatan memberikan pelayanan pengobatan umum kepada 232 warga.
Selain itu dilakukan pemeriksaan laboratorium berupa cek gula darah, kolesterol, dan asam urat kepada 200 warga sebagai bagian dari deteksi dini penyakit tidak menular.
Masyarakat juga memperoleh layanan farmasi, makanan bergizi berupa nasi kotak dan makanan ringan, serta bantuan sosial dalam bentuk 200 paket sembako yang dibagikan kepada warga di tiga desa, yakni Desa Napan sebanyak 100 paket, Desa Tes 50 paket, dan Desa Sainoni 50 paket.
Setelah pelayanan selesai, sisa obat-obatan diserahkan kepada Puskesmas Napan melalui mekanisme berita acara serah terima agar tetap dapat dimanfaatkan bagi pelayanan kesehatan masyarakat setempat.
Dukung Program Cek Kesehatan Gratis
Pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat yang dilakukan dalam kegiatan ini juga mendukung implementasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dijalankan pemerintah.
Program tersebut bertujuan mendeteksi lebih dini berbagai penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus, hipertensi, dan gangguan metabolik lainnya sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan lebih cepat sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.
Pada 2026, pelaksanaan CKG tidak hanya berfokus pada pemeriksaan, tetapi juga diperkuat melalui pemberian pengobatan dan edukasi kesehatan bagi masyarakat yang terdeteksi memiliki faktor risiko penyakit.
Perkuat Ketahanan Masyarakat Perbatasan
Direktur Kesehatan Ditjen Kuathan Kemhan RI menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta warga Napan yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, bakti kesehatan di wilayah perbatasan merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus memastikan pelayanan dasar negara dapat dirasakan hingga kawasan terdepan Indonesia.
Program bantuan kesehatan seperti ini diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan, kesejahteraan masyarakat, serta memperkokoh ketahanan nasional dari wilayah perbatasan.(*)
Apa Reaksi Anda?