Iran Minta Dukungan Rusia di Arena Internasional untuk Hadapi Serangan AS dan Israel

Iran meminta dukungan Rusia di tingkat internasional untuk menghadapi serangan AS dan Israel, menegaskan haknya membela diri dengan menargetkan sasaran militer secara proporsional.

Maret 7, 2026 - 15:30
Iran Minta Dukungan Rusia di Arena Internasional untuk Hadapi Serangan AS dan Israel

JAKARTA Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa negaranya berharap Rusia memanfaatkan pengaruhnya di tingkat internasional untuk mendukung hak-hak sah Iran di tengah serangan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Pernyataan tersebut disampaikan dalam percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Iran berharap Rusia menggunakan potensinya di arena internasional untuk mendukung hak-hak sah rakyat Iran di tengah serangan yang sedang berlangsung oleh Amerika Serikat dan Israel,” kata Pezeshkian, dikutip dari layanan pers kepresidenan Iran.

Presiden Iran juga membantah klaim bahwa Teheran melakukan serangan terhadap Azerbaijan.

Sementara itu, Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amir Saeid Iravani, menegaskan bahwa Iran akan terus membela diri hingga agresi yang disebutnya sebagai tindakan barbar dari AS dan Israel dihentikan.

“Kami terus menjalankan hak melekat untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa hingga agresi dan serangan barbar ini berhenti. Respons kami sah, perlu, dan proporsional,” ujar Iravani di markas besar PBB kepada wartawan.

Menurutnya, Iran hanya menargetkan sasaran militer sebagai tanggapan atas agresi yang diarahkan kepada negaranya.

Insiden ini bermula pada Sabtu (28/2), ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menimbulkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan sipil. Salah satu dampak dari serangan tersebut adalah gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai kawasan Timur Tengah sebagai tindakan pertahanan diri. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow