IKA MM Universitas Ciputra Bantu Ojol Perempuan, Malik Atmadja: Wujudkan Entrepreneur yang Berdampak

IKA MM Universitas Ciputra menyalurkan bantuan kepada 100 ojol perempuan di Surabaya sebagai wujud kepedulian sosial dan implementasi nilai entrepreneurship yang berdampak bagi masyarakat.

Juli 14, 2026 - 15:30
IKA MM Universitas Ciputra Bantu Ojol Perempuan, Malik Atmadja: Wujudkan Entrepreneur yang Berdampak

SURABAYA - Kesuksesan seorang entrepreneur tidak hanya diukur dari kemampuan meraih keuntungan atau pencapaian finansial. Lebih dari itu, keberhasilan juga ditentukan oleh kemampuan menghadirkan empati dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Ikatan Alumni Magister Manajemen Universitas Ciputra (IKA MM UC), Malik Atmadja, saat memberikan sambutan dalam kegiatan "Alumni Peduli Ojek Online (Ojol) Perempuan" yang diikuti 100 pengemudi ojol perempuan di Surabaya.

Dalam kegiatan ini, IKA MM UC menyalurkan berbagai bantuan, antara lain helm berstandar keselamatan, paket sembako, tas sekolah untuk anak, serta BBM gratis.

Malik mengatakan, aksi sosial tersebut merupakan implementasi dari kurikulum berbasis entrepreneurship yang diperoleh para alumni selama menempuh pendidikan di Universitas Ciputra. Menurutnya, empati merupakan nilai penting yang harus dimiliki setiap wirausahawan.

"Sukses itu tidak bisa berjalan sendiri, harus ada empati yang dilakukan. Berpola pikir entrepreneur pasti punya sisi empati dan berdampak. Ini yang kami rasakan sebagai alumni, dan kami selalu berupaya untuk bisa berdampak bagi sesama," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan bagi para perempuan yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan keluarga.

"Hari ini, kami memberikan support untuk pejuang perempuan, ojol perempuan, wanita-wanita hebat," katanya.

Menurut Malik, kegiatan ini sengaja difokuskan kepada ojol perempuan karena mereka kerap memikul peran ganda, yakni mengurus keluarga sekaligus mencari nafkah.

Ia mengaku terharu melihat perjuangan para ojol perempuan di Surabaya yang dinilainya sebagai representasi ketangguhan perempuan dalam menopang perekonomian keluarga.

"Kami sangat terharu. Di rumah, beliau-beliau ini mengurusi rumah tangga, mengasuh anak, bahkan mengurus suaminya juga. Namun, di sisi lain mereka tetap harus turun ke jalan untuk mencari rezeki. Nah, ini adalah salah satu bentuk apresiasi tulus dari kami," ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, IKA MM Universitas Ciputra ingin menyampaikan bahwa kesuksesan yang diraih para alumni perlu diwujudkan dalam bentuk kepedulian dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Malik berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para ojol perempuan sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk menghadirkan aksi serupa.

"Semoga kegiatan ini dapat meringankan beban harian para ojol perempuan sekaligus memantik gerakan serupa dari berbagai elemen masyarakat demi mewujudkan Surabaya yang lebih inklusif dan saling merangkul," ucapnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow