Hijaukan TNBTS, AQUA Pasuruan dukung giat Biada Alam 5 Saka Wanabakti Pasuruan
Meneguhkan komitmen terhadap pelestarian ekosistem pegunungan, Satuan Karya (Saka) Wanabakti Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pasuruan sukses menggelar agenda akbar Biada Alam 5 pada Sabtu-Minggu, 14-15
PASURUAN Meneguhkan komitmen terhadap pelestarian ekosistem pegunungan, Satuan Karya (Saka) Wanabakti Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pasuruan sukses menggelar agenda akbar Biada Alam 5 pada Sabtu-Minggu, 14-15 Februari 2026, kegiatan ini didukung penuh oleh PT Tirta Investama (AQUA Keboncandi) dan Tunas Hijau Indonesia.
Mengusung tema “Membasuh Bumi dengan Cemara, Mengukir Prestasi dalam Rimba”, kegiatan ini menyatukan aksi ekologi nyata dalam misi konservasi alam dengan pengembangan bakat generasi muda se-Jawa Timur.
Acara yang dipusatkan di SMP Negeri 1 Puspo dan kawasan Bukit Lemah Pasar, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini, diikuti oleh 234 peserta yang terdiri dari 181 anggota Pramuka dan 53 peserta dari komunitas pecinta alam. Peserta datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, hingga Banyuwangi.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Kwarcab Bidang Orkum, Kak Hadi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran Pramuka sebagai garda terdepan pelindung dan pelestari lingkungan. Kehadiran jajaran Pinsaka Wanabakti Jawa Timur, Andalan Kwarcab, Dinas Kehutanan, Muspika, Resort TNBTS, Pemerintah Desa, AQUA Keboncandi serta berbagai lembaga swadaya seperti Tunas Hijau Indonesia, Bala Daun, Komunitas The Jungle, LMDH Bromo Lestari semakin memperkuat legitimasi dan dukungan lintas sektor terhadap upaya pelestarian lingkungan di wilayah Pasuruan ini.
Puncak kegiatan difokuskan pada dua lokasi utama, yaitu di SMP Negeri 1 Puspo sebagai tempat adu ketangkasan dan prestasi dalam rangkaian lomba yang kompetitif, serta Bukit Lemah Pasar, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menjadi tempat aksi lingkungan penanaman 1.000 plc bibit Cemara. Pamong Saka Wanabakti Pasuruan, Kak Mukhamad Fatkhan, menjelaskan bahwa penanaman ini bertujuan untuk memulihkan tutupan lahan gundul guna mencegah erosi dan tanah longsor.
Selain itu, aksi ini penting untuk menjaga fungsi hidrologis pegunungan agar ketersediaan air tanah di wilayah Pasuruan tetap terjaga, sekaligus meningkatkan kapasitas penyerapan karbon (carbon sink). Kami ingin para peserta tidak hanya pulang membawa ilmu dan pengalaman, tapi betul-betul mampu membawa kesadaran yang mendalam bahwa menjaga hutan berarti menjaga nafas kita sendiri, ujar Kak Fatkhan. Kesuksesan Biada Alam 5 tidak lepas dari kolaborasi dengan mitra lingkungan.
Kegiatan ini didukung penuh oleh PT Tirta Investama (AQUA Keboncandi) dan Tunas Hijau Indonesia, yang menunjukkan sinergi antara komunitas peduli lingkungan, swasta, dan Gerakan Pramuka dalam menjaga kelestarian hutan serta pemulihan ekosistem. Plant Director AQUA Pasuruan, Asep Mawan Ruswandi, menegaskan “komitmen perusahaan dalam mendukung inisiatif kegiatan peduli lingkungan semacam ini sejalan dengan komitmen kami, AQUA percaya bahwa upaya keberlanjutan dan bisnis harus terus berjalan secara beriringan.
Kolaborasi multi pihak diantaranya dengan Saka Wanabakti Pasuruan serta stakeholder lainnya menjadi kunci mewujudkan pengelolaan ekosistem sumber daya air yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Kami percaya upaya yang dilakukan secara konsisten dengan melibatkan banyak pihak dapat meningkatkan kontribusi positif pada pelestarian dan lingkungan yang lebih keberlanjutan,” kata pria yang akrab disapa Asep ini.
Selain itu, menurut Presiden Tunas Hijau Indonesia, Mochamad Zamroni, pergi ke Bromo selalu menarik untuk dilakukan oleh masyarakan dari berbagai penjuru dunia, tapi sekaligus dengan menanam pohon menjadi kesempatan yang langka demi untuk melestarikan lingkungan sekitar kita. (*)
Apa Reaksi Anda?