Hidayat Nur Wahid: Pesantren Jangan Hanya Berdakwah, Tapi Juga Berdayakan Ekonomi Umat
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid sebut pesantren perlu perkuat ekonomi, dakwah ekonomi jadi solusi nyata. Dukung koperasi pesantren dan program pemerintah.
MALANG - MALANG – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid menilai pesantren memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Menurutnya, di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi bangsa, pesantren tidak cukup hanya menjalankan fungsi pendidikan dan dakwah, tetapi juga harus menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat.
Hal tersebut disampaikan Hidayat saat menghadiri Sarasehan Nasional Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Hidayat, keberadaan pesantren telah diakui secara historis maupun konstitusional. Jaringan pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah komunitas yang besar menjadi modal penting untuk berkontribusi lebih luas dalam pembangunan bangsa.
"Mereka juga diakui keberadaannya di tingkat sosial. Mereka ada di seluruh Indonesia, di seluruh provinsi," ujarnya.
Ia mengatakan, selama ini pesantren telah memberikan kontribusi besar melalui pendidikan. Namun, kontribusi tersebut perlu diperluas melalui penguatan sektor ekonomi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, jika komunitas pesantren yang besar mampu memberdayakan perekonomian di sekitarnya, maka pesantren akan menjadi bagian dari solusi atas persoalan ekonomi nasional sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Hidayat menjelaskan pemerintah sejauh ini telah memberikan berbagai bentuk dukungan bagi pengembangan pesantren. Di antaranya melalui bantuan pembangunan yang disalurkan Kementerian Agama, program beasiswa bagi santri, hingga penguatan koperasi pesantren yang menjadi bagian dari program Kementerian Koperasi.
Ia menilai dukungan tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat peran pesantren dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Hidayat mengungkapkan bahwa pada dasarnya pesantren memiliki tiga fungsi utama, yakni sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, fungsi-fungsi tersebut akan semakin optimal apabila dipadukan dengan penguatan ekonomi.
"Kalau fungsi dakwah ini kemudian dikuatkan dengan fungsi ekonomi, maka dakwah ekonomi itu akan menghadirkan dampak yang real dan konkret. Jadi masyarakat tidak hanya diberi ceramah, tapi juga diberikan solusi terhadap masalah ekonomi mereka," tegasnya.
Ia berharap penguatan ekonomi berbasis pesantren dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan nasional. (*)
Apa Reaksi Anda?