Gubernur Pantau Pasar Gondang Sragen, Pemprov Jateng Intensifkan Operasi Pasar

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memantau harga bahan pokok di Pasar Gondang Sragen menjelang Lebaran 2026. Stok pangan dinilai aman meski harga cabai rawit merah naik hingga Rp90 ribu per kilogram.

Maret 5, 2026 - 09:00
Gubernur Pantau Pasar Gondang Sragen, Pemprov Jateng Intensifkan Operasi Pasar

SRAGEN Dua pekan menjelang Idulfitri 1447 H, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung ke pasar tradisional untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga bahan pokok. Pemantauan dilakukan di Pasar Gondang, Kabupaten Sragen, Rabu (4/3/2026).

Dari hasil pantauan di lapangan, stok bahan pangan dinilai masih aman meski sejumlah komoditas mulai mengalami kenaikan harga. Salah satunya cabai rawit merah yang tercatat mencapai Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram.

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi didampingi Bupati Sragen Sigit Pamungkas, Wakil Bupati Suroto, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah dan BUMD terkait. Ia menyusuri lapak pedagang dan berdialog langsung mengenai kondisi pasokan serta harga berbagai komoditas, seperti bawang putih, bawang merah, cabai, hingga telur.

Ahmad Luthfi berbincang dengan sejumlah pedagang untuk mengetahui kondisi harga dan pasokan. Secara umum, ia menilai situasi pasar masih terkendali, meski beberapa komoditas menunjukkan fluktuasi harga.

“Ada beberapa harga yang sangat fluktuatif, terutama cabai. Jawa Tengah Agro Berdikari (JATB) saya minta untuk mengintervensi terkait kebutuhan bahan pokok,” ujarnya.

Beberapa komoditas yang terpantau berada di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP) antara lain cabai rawit merah, tepung terigu curah, dan bawang putih. Sementara komoditas yang perlu diwaspadai kenaikannya menjelang Lebaran di antaranya telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, serta gula konsumsi.

Untuk menekan gejolak harga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengintensifkan berbagai langkah stabilisasi, termasuk subsidi dan operasi pasar. Hingga awal Maret 2026, program Gerakan Pangan Murah (GPM) telah dilaksanakan sebanyak 309 kali di berbagai daerah.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan subsidi cabai sebanyak tiga ton ke 15 kabupaten yang mengalami lonjakan harga tertinggi.

Di tingkat pedagang, kenaikan harga cabai rawit merah memang cukup terasa. Nur, pedagang sayur di Pasar Gondang, menyebut harga komoditas tersebut saat ini berkisar Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram.

“Kalau Ramadan pembelian biasanya berkurang, apalagi kalau harga naik. Bawang merah dan bawang putih stabil tinggi, tapi yang mahal cabai rawit setan,” katanya.

Sementara itu, Bagong, pedagang daging sapi, mengatakan harga daging masih relatif stabil di kisaran Rp110 ribu per kilogram. Meski demikian, ia memperkirakan harga bisa meningkat menjelang Lebaran.

“Biasanya bisa naik Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram,” ujarnya.

Pedagang sembako lainnya, Santi, menyebut harga telur ayam ras sempat naik dari Rp28 ribu menjadi Rp31 ribu per kilogram sebelum kembali stabil.

“Harapannya menjelang Lebaran jangan naik tinggi-tinggi, supaya jumlah pembeli tidak turun,” katanya.

Pemerintah daerah memastikan pemantauan harga dan pasokan pangan akan terus dilakukan hingga puncak arus mudik dan Lebaran. Langkah ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow