Gojek Gandeng Kemenkes, Ribuan Driver di Malang hingga Surabaya Dapat Cek Kesehatan Gratis

Layanan transportasi daring Gojek bersama Kementerian Kesehatan RI memperluas akses layanan kesehatan gratis bagi para mitra driver.

Mei 22, 2026 - 19:31
Gojek Gandeng Kemenkes, Ribuan Driver di Malang hingga Surabaya Dapat Cek Kesehatan Gratis

MALANG - Layanan transportasi daring Gojek bersama Kementerian Kesehatan RI memperluas akses layanan kesehatan gratis bagi para mitra driver.

Program ini menyasar ribuan pengemudi di berbagai daerah, termasuk Malang dan Surabaya, sebagai upaya deteksi dini penyakit di tengah tingginya mobilitas pekerja transportasi online.

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tersebut merupakan kolaborasi antara Gojek yang berada di bawah naungan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Program berlangsung mulai Februari hingga Desember 2026 dan diawali di Palembang serta Bandung.

Selanjutnya, layanan akan diperluas ke sedikitnya 15 kota lain, seperti Jabodetabek, Yogyakarta, Solo, Semarang, Jakarta, Malang, Medan, Lampung, Makassar, Balikpapan, hingga Bali.

Layanan kesehatan dihadirkan langsung di titik aktivitas mitra, seperti Rumah Mitra dan kantor operasional Gojek, dengan dukungan tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan.

Para driver juga nantinya dapat mengakses layanan secara mandiri melalui fasilitas kesehatan pemerintah, termasuk puskesmas, dengan panduan informasi yang tersedia di aplikasi Gojek Driver.

Beragam pemeriksaan disiapkan dalam program ini, mulai pemeriksaan fisik, kesehatan mata, tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan umum.

Selain itu tersedia pula pemeriksaan lanjutan seperti elektrokardiogram (EKG), deteksi dini kanker serviks metode IVA, donor darah, hingga pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis bersama ratusan mitra driver di RS Korpri Pura Raharja menyebut sedikitnya 1.000 driver Gojek di Jawa Timur akan memperoleh layanan tersebut.

Menurut Khofifah, program itu menjadi bentuk perhatian terhadap pekerja transportasi online yang selama ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

“Kami turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Kementerian Kesehatan, Gojek, Pemerintah Kota Surabaya, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bersama-sama berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan bagi para driver,” ujar Khofifah, Jumat (22/5/2026).

Sementara itu, Head of Public Policy & Government Relations GoTo, Rangga D. Fadillah mengatakan, program tersebut menjadi bagian dukungan perusahaan terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia melalui akses layanan kesehatan.

“Kami mendukung program pemerintah ini dan mendorong partisipasi aktif Mitra Driver. Fasilitasi ini merupakan salah satu langkah konkret kami untuk mendukung Asta Cita pemerintah Indonesia pada pembangunan SDM melalui penguatan akses dan mutu layanan kesehatan,” kata Fadillah.

Selain pemeriksaan langsung, Gojek juga menghadirkan edukasi kesehatan melalui aplikasi Gojek Driver dan GoPay. Informasi mengenai lokasi fasilitas kesehatan, program Kementerian Kesehatan, hingga edukasi pola hidup sehat akan disampaikan secara berkala kepada para mitra dan masyarakat luas.

Disisi lain, Regional Operation Head Gojek Wilayah Jawa, Bali, Nusra, Rayi Bimantara menyebut kesehatan driver menjadi perhatian penting karena para mitra bekerja hampir sepanjang hari di jalan.

“Mitra Driver Gojek setiap hari berada di jalan sehingga menjaga kesehatan menjadi sangat penting. Melalui program ini, kami ingin memastikan Mitra memiliki akses terhadap informasi dan layanan yang membantu mereka memahami kondisi kesehatannya secara berkala,” ucap Rayi.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow