Lestarikan Topeng Malangan, Ribuan Warga Padati 'Gebyak Tradisi Pereng Kawi' di Wagir

Sanggar Budaya Jawikawi menggelar 'Gebyak Tradisi Pereng Kawi' di Wagir, Kabupaten Malang. Ajang ini jadi wadah melestarikan tari topeng Malangan bagi generasi muda.

Juli 26, 2026 - 15:40
Lestarikan Topeng Malangan, Ribuan Warga Padati 'Gebyak Tradisi Pereng Kawi' di Wagir

MALANG - Gelaran seni bertajuk 'Gebyak Tradisi Pereng Kawi' sukses digelar di Pendopo Kembangkopi, Dusun Ngemplak, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Sabtu (25/7/2026) malam.

Kegiatan yang digelar untuk pertama kalinya oleh pegiat Sanggar Budaya Jawikawi ini menyedot perhatian ribuan warga sekitar. Udara malam yang dingin di kawasan lereng Gunung Kawi tidak menyurutkan semangat para penampil maupun antusiasme masyarakat yang menonton.

Pertunjukan ini berlangsung kental dengan nilai budaya dan tradisi. Dalam pergelarannya, Sanggar Budaya Jawikawi tampil dengan dukungan para seniman dari 30 sanggar se-Malang Raya.

Acara dibuka dengan pertunjukan Jaranan Campursari dari Sanggar Seni Turonggo yang berasal dari Dukuh Ngemplak, Dusun Banaran, Desa Babadan, Kecamatan Ngajum.

Pembina Sanggar Budaya Jawikawi, Pietra Widiadi, menyampaikan bahwa gebyak ini bertujuan untuk membangun karakter anak-anak dan remaja, sekaligus menanamkan kebanggaan terhadap tradisi berkesenian daerah.

"Tujuannya membangun karakter anak-anak remaja yang eksis dan mandiri, serta bangga dengan tradisi berkesenian tari topeng Malangan. Mendorong anak untuk percaya diri dengan bakat keterampilan yang digeluti. Selain membanggakan orang tua, juga masyarakat di daerahnya," ujar Pietra.

Ia menambahkan, gebyak tradisi ini diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk terus nguri-nguri (merawat) budaya dan melestarikannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Harapannya untuk melestarikan tradisi dan nguri-nguri budaya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kami juga berharap orang tua memberikan kesempatan kepada anak-anaknya untuk mengenal budaya mereka sendiri, dengan berkesenian dan berolah tari yang bisa dinikmati warga masyarakat," pungkas Pietra.

Istilah gebyak sendiri diartikan sebagai penyelenggaraan sebuah pesta atau resepsi yang menonjolkan kemeriahan, suasana ramai, dan penuh kegembiraan.

Pagelaran Gebyak Tradisi Pereng Kawi ini menjadi langkah awal Sanggar Jawikawi untuk menghidupkan kembali kecintaan generasi muda terhadap kesenian tari topeng Malangan di tengah perkembangan zaman.

Selain menyaksikan parade seni dan pertunjukan tari-tarian tradisional, para pengunjung juga menikmati suasana malam dengan mencicipi aneka kuliner nostalgia di Pasar Jajanan Lawas. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow