“Garis Tangan” Jadi Titik Balik Angel Pieters, Belajar Vokal dari Nol Lagi

Angel Pieters rilis “Garis Tangan” dan mengaku harus belajar vokal dari awal. Lagu ini jadi refleksi hidup sekaligus penanda comeback menuju EP akhir tahun.

April 14, 2026 - 21:00
“Garis Tangan” Jadi Titik Balik Angel Pieters, Belajar Vokal dari Nol Lagi

JAKARTA - Penyanyi Angel Pieters kembali meramaikan industri musik dengan merilis single pop terbarunya berjudul “Garis Tangan” melalui label Nocturn Records. Lagu ini menjadi penanda fase baru dalam perjalanan bermusiknya.

Tak sekadar merilis karya, Angel mengaku harus menghadapi tantangan besar selama proses penggarapan lagu. Ia bahkan memilih kembali mempelajari teknik vokal dari awal demi bisa menyampaikan emosi lagu secara lebih mendalam. “Saya seperti belajar menyanyi lagi, bagaimana membawakan dan menghayati lagu dengan lebih tepat,” ujarnya di Jakarta dilansir Antara, Selasa (14/4/2026) .

Single ini lahir dari kolaborasi sejumlah musisi, termasuk produser Martinus Layardo dan penulis lirik Mo Kamga, dengan dukungan Ambram Lembono serta Kitut Sinjingo dalam proses produksinya. Angel menyebut keterlibatan para profesional tersebut membuat proses pengerjaan lagu berjalan cepat sekaligus penuh pembelajaran.

“Garis Tangan” membawa pesan reflektif tentang kehidupan dan penerimaan terhadap hal-hal yang berada di luar kendali manusia. Bagi Angel, lagu ini bukan sekadar cerita tentang takdir dua insan, melainkan ajakan untuk membangun kesadaran diri dan menerima perjalanan hidup apa adanya.

Lebih jauh, lagu ini juga ditujukan sebagai penyemangat bagi mereka yang tengah berjuang menghadapi berbagai tantangan hidup. Angel berharap karya ini bisa menjadi teman bagi para pendengar dalam melewati masa sulit.

Dari sisi visual, karya ini dipercantik oleh sentuhan Henricus dari Artnivora yang menggarap ilustrasi secara manual. Inspirasi visual tersebut muncul dari pengalaman Angel saat mengunjungi sebuah kuil. Sementara video musiknya disutradarai oleh Reuben Tourino, dengan Davy Linggar sebagai penata sinematografi dan Rizza Badudu di bagian penyuntingan.

Angel mengaku lega sekaligus emosional dengan peluncuran lagu ini. “Saya merasa seperti lahir kembali sebagai musisi,” ungkapnya. Lagu “Garis Tangan” sendiri mulai tersedia di berbagai platform musik digital pada 17 April.

Tak berhenti di situ, Angel juga tengah menyiapkan mini album (EP) yang ditargetkan rilis pada akhir tahun. Proyek tersebut menjadi simbol kembalinya ia ke industri musik setelah sempat mengurangi aktivitas untuk fokus pada keluarga.

Materi untuk EP tersebut telah disiapkan sejak tahun lalu. Menariknya, Angel kini mulai aktif menulis lirik lagunya sendiri. Ia mengaku proses itu terasa lebih mudah karena sejak kecil sudah terbiasa mendengar dan memahami melodi.

Album mendatang ini akan menjadi karya solo keempatnya, dengan warna pop yang konsisten, sebagaimana tercermin dalam single “Garis Tangan”. Lagu bernuansa pop balada ini sekaligus menantang Angel untuk keluar dari zona nyamannya, terutama dalam mengontrol emosi dan teknik vokal yang lebih halus. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow