Fakultas Dakwah UIN KHAS dan PWI Bondowoso Buka Peluang Kerjasama Perkuat Pendidikan Jurnalistik
Fakultas Dakwah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember membuka peluang kolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bondowoso, melalui agenda silaturahim yang digelar di ruang rapat dekanat fakult
BONDOWOSO - Fakultas Dakwah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember membuka peluang kolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bondowoso, melalui agenda silaturahim yang digelar di ruang rapat dekanat fakultas tersebut, Selasa (19/5/2026).
Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Dakwah Prof. Fawaizul Umam, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni Ahmad Winarno, Koordinator Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Ahmad Hayam Najikh, serta Ketua PWI Bondowoso Sinca Ari Pangestu bersama jajaran pengurus.
Diskusi berlangsung santai namun produktif. Kedua pihak membicarakan sejumlah peluang sinergi, mulai dari penguatan kompetensi jurnalistik mahasiswa, pengembangan kerja sama pendidikan, hingga membangun hubungan yang lebih erat antara dunia kampus dan profesi media.
Dekan Fakultas Dakwah Prof. Fawaizul Umam menegaskan, pihaknya menyambut baik upaya kolaborasi dengan organisasi profesi, khususnya di bidang jurnalistik dan media komunikasi.
Menurutnya, keterlibatan organisasi wartawan dapat menjadi sarana penting dalam meningkatkan kapasitas mahasiswa.
“Fakultas Dakwah sangat terbuka untuk membangun kolaborasi dengan berbagai organisasi profesi. Selain dengan PWI Bondowoso, kami juga berencana menjalin kerja sama dengan PWI Jember, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tapal Kuda,” ujar Prof. Fawaizul Umam.
Sementara Ketua PWI Bondowoso Sinca Ari Pangestu turut mengapresiasi sambutan dari jajaran Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember.
Ia berharap pertemuan tersebut menjadi awal lahirnya kerja sama yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kalangan akademisi maupun insan pers.
“Hubungan antara kampus dan organisasi wartawan penting diperkuat, agar mahasiswa memperoleh pengalaman praktis sekaligus pemahaman yang lebih dekat dengan dunia jurnalistik profesional,” paparnya. (*)
Apa Reaksi Anda?