dr. Atifa Bedah Plastik RS Mitra Keluarga Sidoarjo ingatkan CCantik Paripurna saat Lebaran Harus Aman Secara Medis
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tren mempercantik diri atau glow up kian diminati masyarakat.
SIDOARJO Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tren mempercantik diri atau glow up kian diminati masyarakat. Berbagai prosedur estetika pun menjadi pilihan untuk tampil lebih percaya diri saat bersilaturahmi. Namun di balik keinginan tampil maksimal, aspek keamanan medis kerap terabaikan demi hasil yang instan.
Dokter Spesialis Bedah Plastik di RS Mitra Keluarga Sidoarjo, dr. Atifa Ratna Inti Primabudi, Sp.B.P.R.E, mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam memilih fasilitas layanan kesehatan. Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara di Health Talk bertajuk 'Cantik Paripurna di Hari Raya' yang di gelar RS Mitra Keluarga Sidoarjo, Sabtu (21/2/2026).
Menurut dr. Atifa sapaan akrabnya, rumah sakit saat ini tidak lagi identik dengan suasana yang menakutkan. Sebaliknya, fasilitas rumah sakit dinilai lebih memadai untuk menunjang prosedur estetika secara aman.
“Kenapa lebih baik di rumah sakit? Karena faktor keamanan. Walaupun tindakannya terlihat sederhana, persiapan tetap harus matang untuk meminimalkan efek samping,” katanya
Dr. Atifa menjelaskan, prosedur estetika tetap memiliki risiko medis, sehingga diperlukan dukungan sarana dan prasarana yang lengkap.
"Apabila terjadi kondisi darurat, rumah sakit dinilai lebih siap dengan peralatan dan sistem penanganan yang terstandar," ungkapnya.
Selain keamanan, durasi pemulihan atau downtime juga menjadi pertimbangan utama, khususnya bagi masyarakat perkotaan dengan mobilitas tinggi. dr. Atifa menyebut, perkembangan teknologi bedah plastik modern memungkinkan pasien mendapatkan hasil optimal tanpa harus menjalani rawat inap yang lama.
“Strateginya disesuaikan dengan kebutuhan pasien, agar tetap bisa beraktivitas dan tampil maksimal saat hari raya tiba,” paparnya.
Ia juga mengungkapkan, tren bedah plastik kini menjangkau berbagai kelompok usia. Tidak hanya kalangan muda, tetapi juga usia matang yang ingin meningkatkan rasa percaya diri.
"Sebagai bagian dari layanan estetika, RS Mitra Keluarga Sidoarjo menghadirkan sejumlah program perawatan, di antaranya paket sedot lemak (liposuction) yang ditawarkan mulai kisaran Rp30 juta hingga Rp40 juta, bergantung pada jenis pembiusan yang dipilih," ungkapnya.
"Tersedia pula prosedur buccal fat removal atau penirusan wajah dengan tarif Rp18,5 juta. Biaya tersebut disebut telah mencakup jasa dokter, penggunaan kamar operasi, hingga perawatan pascatindakan," Sambung dr. Atifa.
dr. Atifa menambahkan jika dengan dukungan peralatan medis terkini dan layanan yang terintegrasi seperti di RS Mitra Keluarga Sidoarjo ini, pihak rumah sakit berharap masyarakat dapat menjalani prosedur estetika secara lebih aman dan terukur, sehingga tetap mengedepankan kesehatan di tengah persiapan menyambut hari kemenangan.
"Cantik Paripurna di hari kemenangan tentu diharapkan kita semua (perempuan red), maka harus tetap aman secara medis," Pungkasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?