Distribusi Air Bersih Perumda Tirta Anom Dipersoalkan

Wali Kota Banjar, Dr Hj Ade Uu Sukaesih, M.Si akui bahwa pelayanan pendistribusian air bersih dari Perusahaan Umum Daerah atau Perumda Tirta Anom belum maksimal. ... ... ...

Juli 1, 2023 - 22:50
Distribusi Air Bersih Perumda Tirta Anom Dipersoalkan

TIMESINDONESIA, BANJARWali Kota Banjar, Dr Hj Ade Uu Sukaesih, M.Si akui bahwa pelayanan pendistribusian air bersih dari Perusahaan Umum Daerah atau Perumda Tirta Anom belum maksimal. 

Hal ini disampaikannya dihadapan sejumlah awak media yang meliputnya usai menghadiri tasyakuran hari jadi ke 19 Perumda Tirta Anom, Sabtu (1/7/2023). 

"Keluhan dari masyarakat khususnya pelanggan yaitu kualitas air bersih yang buruk dan sering terjadinya kebocoran ya," tuturnya. 

Hal ini, kata dia, diakibatkan belum dilakukannya revitalisasi pipa yang sudah berusia puluhan tahun dan mengalami pengeroposan akibat sudah lapuk. 

"Karena itu, setiap 4 meter itu pasti selalu ada keluhan kebocoran yang otomatis akan membuat air yang mengalir ke pelanggan menjadi keruh," ujarnya.

Atas persoalan tersebut, Wali Kota berujar bahwa pihaknya tengah mempersiapkan revitalisasi pipa sepanjang 17 KM melalui DAK di anggaran tahun mendatang. 

"Karena keuangan kita sedang tidak baik-baik saja ya, jadi kita belum bisa anggarkan dan semoga dari DAK tahun depan kita bisa alokasikan untuk memperbaiki instalasi pipa ya," jelasnya. 

Menurutnya, kinerja Direktur E Fitrah Nurkamilah secara grafik sudah menunjukan berbagai perbaikan dimana kondisi perusahaan pelat merah ini sudah berangsur-angsur dari tidak sehat menjadi sehat. 

"Sesuai tema milad ke 19 ini, yaitu selaras, berinovasi untuk kemajuan bersama artinya permasalahan ini harus kita atasi secara bersama-sama. Saya lihat dari tahun ke tahun ada kemajuan ya sehingga perusahaan ini sekarang dinyatakan sehat hanya saja kita terkendala anggaran untuk perbaikan instalasi pipa," paparnya. 

Atas kondisi perusahaan yang kini sudah mulai sehat, lanjut Wali Kota, ia memutuskan untuk kembali mengangkat Nurkamilah sebagai Direktur. 

"Ini hak preogratif saya selalu Kepala Daerah ya untuk mengangkat kembali beliau tentunya dengan pertimbangan adanya kinerja yang baik," katanya. 

Ditambahkannya, kebocoran sebanyak 34% yang terjadi saat ini diharapkan dapat diperbaiki terus sebelum ada revitalisasi pipa demi kenyamanan pelanggan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow