Direktur Polbangtan Malang Kenalkan Program YESS pada 15 Camat di Banyuwangi

Dalam upaya mengatasi isu pangan dan mendorong regenerasi petani, Kementerian Pertanian bersama International Fund For Agricultural Development (IFAD) meluncurkan Program ...

November 14, 2023 - 19:30
Direktur Polbangtan Malang Kenalkan Program YESS pada 15 Camat di Banyuwangi

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Dalam upaya mengatasi isu pangan dan mendorong regenerasi petani, Kementerian Pertanian bersama International Fund For Agricultural Development (IFAD) meluncurkan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS). Program ini telah diperluas ke 4 provinsi, termasuk Jawa Timur, sebagai langkah konkrit untuk memperkuat sektor pertanian.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menyampaikan bahwa petani milenial mempunyai peran penting dalam melanjutkan pembangunan di sektor pertanian.

“Untuk mencapai produktivitas pertanian yang tinggi, hal utama yang paling utama yaitu tersedianya SDM Pertanian yang unggul, andal, profesional, dan mandiri serta berjiwa enterpreneur tinggi,” tegas Dedi.

Maka Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya keras untuk melakukan regenerasi pertanian salah satunya melalui program YESS.

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan program YESS yang digagas Kementan dan dilaksanakan PPIU Jatim di tingkat provinsi ini menjadi salah satu cara mempercepat regenerasi petani dan mencetak petani milenial.

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, yang ditunjuk sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Jawa Timur dari Program YESS, terus berupaya aktif memperluas jaringan dan meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian.

Dalam sambutan di District Multi-Stakeholder Forum (DMSF) di Kabupaten Banyuwangi, Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana, secara resmi memperkenalkan Program YESS kepada 15 Camat. Dalam pidatonya, Udrayana menekankan peran penting program ini sebagai agen perubahan.

Polbangtan-Malang-a.jpg

"Program YESS bukan hanya tentang pertanian, tetapi juga tentang memberdayakan generasi muda untuk menjadi agen perubahan dalam mengatasi tantangan pangan dan mengembangkan sektor pertanian secara berkelanjutan," ungkap Udrayana.

DMSF sebagai forum yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) di tingkat distrik atau kabupaten. Kegiatan DMSF untuk memfasilitasi dialog, koordinasi, dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian dalam hal ini Polbangtan Malang dan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan pertanian di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan ini disambut baik oleh Asisten 2 Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Drs. Dwiyanto dan mengungkapkan dukungannya terhadap upaya Polbangtan Malang dalam regenersasi pertanian 
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif yang diambil oleh Polbangtan Malang dalam melaksanakan regenerasi pertanian di Banyuwangi. Kebanyakan petani di wilayah kami berusia di atas 40 tahun, dan kami menyadari bahwa regenerasi menjadi kunci keberlanjutan sektor pertanian." Ujar Dwiyanto

 Project Manager PPIU Jatim, Acep Hariri optimis program YESS dapat memberikan perubahan positif dengan melibatkan generasi muda

"Dengan melibatkan pemuda melalui Program YESS, termasuk dukungan dari fasilitator pemuda, mobilizer, dan SS DIT, diharapkan dapat menciptakan perubahan positif dalam pola pikir dan keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian." Ujar Acep.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengatasi tantangan regenerasi petani muda di wilayah Banyuwangi. Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Program YESS diharapkan menjadi pilar penting dalam pembangunan pertanian yang berkelanjutan, membuka harapan baru bagi generasi muda untuk terlibat dalam pertanian. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow