Dinsos dan Polres Bondowoso Monitoring Daycare, Pastikan Tak Ada Kasus Seperti di Yogyakarta
Kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh salah satu Daycare atau tempat penitipan anak di Yogyakarta menjadi perhatian publik. Tentu hal ini tidak diinginkan terjadi di Bondowoso.
BONDOWOSO - Kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh salah satu Daycare atau tempat penitipan anak di Yogyakarta menjadi perhatian publik. Tentu hal ini tidak diinginkan terjadi di Bondowoso.
Untuk memastikan tempat penitipan anak di Bondowoso aman, Dinas Sosial (Dinsos) bersama Polres Bondowoso melakukan pengecekan ke sejumlah daycare.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB), dr. Mohammad Imron menjelaskan, dirinya sudah melakukan koordinasi dengan unit PPA Polres, untuk memastikan bahwa daycare di Bondowoso tidak ada yang seperti di Yogyakarta.
Menurutnya, sepekan lalu Dinsos bersama PPA Polres Bondowoso melakukan pendataan dan assesment untuk memastikan daycare berjalan sesuai prosedur.
“Salah satu yang menjadi perhatian dalam monitoring tersebut adalah kelaikan sarpras, dan kesiapan pengasuh,” katanya, Kamis (7/5/2026).
Berdasarkan Data Dinsos P3AKB, di Bondowoso ada 4 tempat penitipan anak. Yakni sebagai berikut:
1. TPA Ya Bunayya Bondowoso
TPA ini beralamat di Jl. A. Yani Gg. Perintis RT 28 RW 4 Kelurahan Badean Kecamatan/Kabupaten Bondowoso. Adapun untuk izin masih dalam proses pengajuan.
TPA ini beroperasi mulai pukul. 07.00 hingga 16.00 WIB. Hari Minggu libur. Jumlah pengasuh sebanyak 7 orang dengan total 30 anak asuh dengan rentang usia 1-3 tahun.
2. TPA Kasih Ibu Bondowoso
Berlokasi di Jl. A. Yani Gg. A RT 2 RW 1 Kelurahan Dabasah Kecamatan/Kabupaten Bondowoso.
Jam operasional TPA Kasih Ibu mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB, dan libur hari Minggu. Sementara untuk izin operasional masih proses perpanjangan.
Jumlah pengasuh di TPA ini sebanyak 7 orang dengan jumlah anak asuh 39 anak, dengan usia 1 hingga 3 tahun.
3. TPA Insan Cendikia Bondowoso
Alamat di Jl. Brigpol Sudarlan RT 2 RW 1 Kelurahan Nangkaan Kecamatan/Kabupaten Bondowoso. Adapun untuk izin operasional masih berlaku.
Sementara jam operasional dimulai pukul 07.15 hingga 15.30 WIB, dan untuk Hari Minggu libur.
Jumlah pengasuh di TPA ini sebanyak 6 orang. Sementara jumlah anak asuh sebanyak 25 orang, dengan rentang usia 1,5 hingga 4 Tahun.
4. TPA Widya Mandala Bondowoso
Berlokasi di Jl. Mastrip Utara Perum Kembang Permai No. 36 RT 26 RW 9 Desa Kembang Kecamatan/Kabupaten Bondowoso. Adapun untuk izin operasional masih berlaku.
Jam operasional TPA ini sejak pukul. 07.00 hingga 16.00 WIB. Sementara untuk hari Minggu libur.
Jumlah pengasuh 5 orang dengan jumlah anak asuh 30 anak dengan rentang usia 3 bulan hingga 7 Tahun.
"Semuanya ini beroperasi, dan Alhamdulillah tidak pernah ada kejadian seperti di Yogyakarta," kata dr. Imron.
Menurutnya, setelah dilakukan asesmen ulang, semua daycare tersebut memenuhi syarat, baik sarana dan prasarana, menu yang diberikan, termasuk pengasuhnya.
Dinsos dan PPA akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk pencegahan hal-hal yang tidak diinginkan.
"Dan Alhamdulillah tidak pernah, dan mudah-mudahan tidak pernah ada kejadian seperti di Yogyakarta," harapnya.
Ia meminta orang tua tidak perlu khawatir. Namun demikian kata dia, tetap perlu ada kerja sama masyarakat, khususnya orang tua. Bahwa jika seandainya ada sesuatu yang mencurigakan agar cepat melapor, bisa ke Dinas Sosial atau Polres Bondowoso.
"Karena kita juga perlu masukan dan informasi dari masyarakat. Seperti itu, mudah-mudahan tidak ada. Takutnya tidak ada laporan tapi ternyata diam-diam, akhirnya bisa meledak," khawatirnya.
Menurutnya, memang ada beberapa evaluasi. Khusus daycare yang izinnya masih proses pengajuan agar dipercepat. Kemudian jika ada sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat agar segera dilakukan perbaikan atau diganti.
Namun yang tak kalah penting lanjut dia, agar para pengasuh punya sertifikasi sebagai pengasuh bayi atau anak-anak.
Bahkan Imron memberikan penekanan agar jangan sampai secara psikologis, para pengasuh ini memiliki sifat tempramental.
“Kita juga sampaikan kepada pengelola daycare, agar evaluasi ini ditindaklanjuti agar para pengasuh memiliki kemampuan di situ. Minimal secara psikologis ada evaluasi, karena kalau keterampilan pengasuh masih bisa dipelajari. Tapi kalau psikologis kita harus hati-hati," pungkasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?