Digempur Ratusan Perumahan di Kota Malang, Alindra Hills Andalkan Legalitas Lengkap dan DP Rp10 Juta

Persaingan bisnis properti di Kota Malang kian sengit. Munculnya banyak perumahan baru membuat developer berlomba menawarkan berbagai keunggulan untuk menarik minat pembeli. Di tengah gempuran tersebu

Mei 21, 2026 - 15:00
Digempur Ratusan Perumahan di Kota Malang, Alindra Hills Andalkan Legalitas Lengkap dan DP Rp10 Juta

MALANG - Persaingan bisnis properti di Kota Malang kian sengit. Munculnya banyak perumahan baru membuat developer berlomba menawarkan berbagai keunggulan untuk menarik minat pembeli. Di tengah gempuran tersebut, Perumahan Alindra Hills memilih bertarung lewat legalitas lengkap sejak awal proyek hingga skema pembelian fleksibel dengan DP mulai Rp10 juta.

Perumahan yang mengusung konsep hunian eksklusif bergaya American Modern itu kini mulai mencuri perhatian pasar. Dari total rencana 104 unit rumah yang dikembangkan, sekitar 30 unit telah terjual hanya dalam waktu delapan bulan sejak dipasarkan.

Manajer Marketing Alindra Hills Kota Malang, Budiman mengatakan, persaingan antar developer di Kota Malang memang semakin ketat. Karena itu, pihaknya menyiapkan strategi berbeda agar mampu bersaing.

“Senjata kami di tengah kompetisi dengan developer lain adalah legalitas. Semua sertifikat di Alindra Hills sudah pecah per kavling sejak awal. Bahkan fasum seperti jalan, taman bermain dan musala juga sudah bersertifikat serta diserahterimakan ke pemerintah,” ujar Budiman, Kamis (21/5/2026).

Menurut Budiman, langkah tersebut jarang dilakukan developer lain karena umumnya legalitas fasilitas umum baru diselesaikan di akhir proyek. Namun Alindra Hills memilih menuntaskan seluruh aspek legalitas sejak awal sebagai bentuk komitmen kepada konsumen.

“Biasanya developer menjalankan progres dulu baru legalitas fasum di akhir. Tapi kami ingin menunjukkan bahwa kami serius dan berkomitmen,” ungkapnya.

Selain legalitas, Alindra Hills juga bermain di segmen rumah premium dengan panorama kota dan pegunungan. Hunian tersebut hadir dengan pilihan tipe satu lantai 38, 41 dan 43, serta tipe dua lantai 69 dan 75.

Meski menyasar kelas premium, harga yang ditawarkan cukup kompetitif. Untuk tipe 38, rumah dipasarkan mulai Rp400 jutaan dengan uang muka hanya Rp10 juta.

Skema pembayaran juga dibuat fleksibel. Konsumen dapat memilih pembayaran cash keras, KPR maupun in-house hingga 18 bulan.

“Kalau rumah satu lantai cukup DP Rp10 juta. Untuk dua lantai uang muka 10 persen dan bisa dicicil tiga kali selama tiga bulan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan rumah dilakukan setelah proses administrasi dan pembayaran memenuhi ketentuan. Untuk rumah satu lantai, pembangunan ditargetkan selesai dalam enam bulan, sedangkan dua lantai sekitar delapan bulan.

Tak hanya itu, selama masa grand opening Mei hingga Juni 2026, Alindra Hills memberikan promo bebas biaya BPHTB, AJB, balik nama hingga sertifikat SHM yang seluruhnya sudah termasuk harga jual.

“Setelah Juni nanti kemungkinan ada kenaikan harga dan biaya-biaya tersebut tidak lagi gratis,” katanya.

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah fleksibilitas desain interior. Pembeli diperbolehkan mengatur denah dan tata ruang sesuai kebutuhan, meski tampilan fasad depan tetap dibuat seragam untuk menjaga estetika kawasan.

“Kalau fasad depan tidak boleh berubah, tapi interior dan pembagian ruang bebas sesuai keinginan pembeli,” ucapnya.

Dukungan pembiayaan juga datang dari Bank Syariah Nasional (BSN) Malang yang bekerja sama menyediakan fasilitas KPR berbasis syariah bagi konsumen Alindra Hills.

Pjs Branch Manager BSN Malang, Misbach Abdi, menjelaskan pihaknya menawarkan dua sistem pembiayaan syariah, yakni murabahah dan musyarakah mutanaqisah (MMQ).

“Kalau murabahah itu konsep jual beli, sedangkan MMQ sistem kerja sama kepemilikan antara bank dan nasabah. Jadi berbeda dengan bank konvensional yang berbasis pinjaman berbunga,” tandas Abdi. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow