Dies Natalis ke-51 Unipma, Wamendiktisaintek Prof Fauzan; Perguruan Tinggi Harus Jadi Problem Solver

UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun) menggelar Orasi Ilmiah yang menghadirkan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek)

Juni 7, 2026 - 08:00
Dies Natalis ke-51 Unipma, Wamendiktisaintek Prof Fauzan; Perguruan Tinggi Harus Jadi Problem Solver

MADIUN - UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun) menggelar Orasi Ilmiah yang menghadirkan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., sebagai pembicara utama pada Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Graha Cendekia UNIPMA Madiun tersebut menjadi puncak peringatan Dies Natalis ke-51 UNIPMA yang mengusung tema “UNIPMA Unggul dalam Karya, Berdampak untuk Bangsa”.

Kehadiran Prof. Fauzan disambut sejumlah unsur pimpinan daerah dan pemangku kepentingan pendidikan. Ia memasuki lokasi acara didampingi Ketua PPLP PT PGRI Madiun, Kapolres Madiun Kota, Dandim 0803 Madiun, Wakil Ketua II DPRD Kota Madiun, perwakilan PGRI Jawa Timur, serta Dewan Pendidikan Kota Madiun.

Acara yang dihadiri seluruh sivitas akademika UNIPMA Madiun dan delegasi mahasiswa berlangsung meriah. Rangkaian kegiatan diawali dengan sidang terbuka senat universitas, dilanjutkan sambutan Rektor UNIPMA dan Ketua PPLP PT PGRI Madiun sebelum memasuki agenda utama berupa orasi ilmiah.

Dalam sambutannya, Rektor UNIPMA Madiun Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan peringatan Dies Natalis ke-51 sebagai momentum memperkuat kolaborasi dan inovasi.

“Dies Natalis ke-51 ini harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi, integritas, profesionalisme, dan inovasi. Mari terus menghasilkan karya-karya unggul yang tidak hanya mengharumkan nama institusi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PPLP PT PGRI Madiun Dr. Nurhadji Nugraha, M.M., menegaskan bahwa Dies Natalis merupakan sarana refleksi atas perjuangan para pendiri yang telah membangun dan mengembangkan UNIPMA hingga saat ini.

Menurutnya, upaya mewujudkan visi kampus harus terus dilakukan melalui peningkatan inovasi, kemampuan beradaptasi, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diwujudkan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pada sesi orasi ilmiah, Prof. Fauzan menekankan pentingnya perguruan tinggi untuk terus membaca kebutuhan masyarakat dan menghasilkan berbagai terobosan baru. Ia menyatakan bahwa kampus tidak cukup hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Perguruan tinggi harus mampu memberikan manfaat yang nyata. Kampus harus hadir sebagai problem solver terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat,” kata Prof. Fauzan.

Dalam suasana yang hangat, ia juga menyampaikan pantun yang disambut antusias peserta, “Dari Jakarta naik pesawat, UNIPMA semakin hebat.”

Sebelum puncak Dies Natalis, UNIPMA Madiun telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, antara lain lomba senam, voli, estafet sarung, vocal group, jalan sehat, lomba video TikTok promosi program studi, cosplay competition, seminar nasional, serta Pekan Olahraga Seni Mahasiswa (Porsema) yang melombakan futsal, voli putra, bulu tangkis ganda campuran, dan e-sport.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman dosen berprestasi, tenaga kependidikan terfavorit, serta pemenang lomba video TikTok promosi program studi. Rangkaian Dies Natalis ke-51 UNIPMA Madiun masih akan berlanjut melalui kegiatan UNIPMA Color Run yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow