Dialektika Agnimitra 1 X Diskamagi 1 2026 Angkat Isu Double Burden Perempuan dalam Kesetaraan Gender
Organisasi Mahasiswa Gizi Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya Malang melalui Kementerian Kajian dan Aksi Strategis sukses menyelenggarakan kegiatan “Dialektika Agnimitra 1 X Diskam
MALANG - Organisasi Mahasiswa Gizi Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya Malang melalui Kementerian Kajian dan Aksi Strategis sukses menyelenggarakan kegiatan “Dialektika Agnimitra 1 X Diskamagi 1 Tahun 2026” di Amphitheater Lantai 5 Gedung B FIKES UB secara offline, Kamis (14/5/2026).
Mengusung tema “Beyond Equality: Women’s Double Burden”, kegiatan ini menjadi ruang diskusi mahasiswa untuk membahas isu kesetaraan gender, khususnya mengenai beban ganda yang masih banyak dialami perempuan dalam kehidupan sosial, pendidikan, maupun dunia kerja.
Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa FIKES UB yang antusias mengikuti jalannya diskusi sejak awal hingga akhir acara. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, sambutan, pre-test, diskusi terbuka, sesi tanya jawab, hingga evaluasi kegiatan.
Ketua Pelaksana Dialektika Agnimitra 1 X Diskamagi 1 Tahun 2026, Chariza Fardiansyah, menyampaikan bahwa tema yang diangkat bertujuan membuka ruang refleksi dan meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap realitas sosial yang masih terjadi di masyarakat.
“Melalui tema ‘Beyond Equality: Women’s Double Burden’, kami ingin mengajak mahasiswa untuk lebih memahami bagaimana perempuan sering kali menghadapi tuntutan ganda, baik dalam ranah domestik maupun profesional. Harapannya, diskusi ini dapat membangun empati sekaligus kesadaran kritis terhadap pentingnya kesetaraan gender,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran video safety induction lingkungan FIKES UB sebelum memasuki sesi sambutan dari Ketua Pelaksana, Presiden Mahasiswa FIKES UB, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FIKES UB.
Dalam sambutannya, Presiden Mahasiswa FIKES UB menekankan pentingnya mahasiswa memiliki keberanian untuk membahas isu-isu sosial yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.
“Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang peka terhadap persoalan sosial, termasuk isu kesetaraan gender. Diskusi seperti ini menjadi langkah penting untuk membangun lingkungan akademik yang lebih inklusif, kritis, dan terbuka terhadap berbagai perspektif,” tuturnya.
Sesi inti kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi terbuka yang dipandu moderator bersama para pemateri. Peserta diberi kesempatan menyampaikan pandangan dan pengalaman terkait fenomena double burden perempuan yang kemudian dibahas secara mendalam dari berbagai sudut pandang.
Diskusi juga diperkuat dengan video pemantik yang menggambarkan tantangan perempuan dalam menjalankan peran domestik sekaligus tuntutan profesional secara bersamaan. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya penyampaian pendapat dan pertanyaan selama sesi berlangsung.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FIKES UB turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk penguatan budaya akademik yang kritis dan reflektif.
“Kegiatan diskusi seperti ini sangat penting untuk melatih mahasiswa berpikir analitis, menghargai keberagaman perspektif, serta membangun kepekaan terhadap isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat,” ungkapnya.
Meskipun terdapat beberapa kendala teknis dan keterlambatan waktu selama pelaksanaan acara, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan lancar dan kondusif berkat koordinasi panitia serta antusiasme peserta yang tinggi.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan kesimpulan hasil diskusi, pemberian sertifikat kepada moderator dan pemateri, post-test peserta, serta evaluasi internal panitia sebagai bahan pengembangan kegiatan selanjutnya.
Melalui kegiatan Dialektika Agnimitra 1 X Diskamagi 1 Tahun 2026, diharapkan mahasiswa FIKES UB semakin terbuka terhadap isu kesetaraan gender serta mampu menjadi generasi yang kritis, inklusif, dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih adil bagi semua. (*)
Apa Reaksi Anda?