Dari Kebun Apel ke Panggung Nasional, Arek Batu Raih Penghargaan Bergengsi Kementan 2026
Pengusaha muda asal Kota Batu, Alfredo Dhilan terpilih sebagai penerima penghargaan Young Ambassador Agriculture 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
BATU - Inovasi pertanian yang dikembangkan pengusaha muda asal Kota Batu, Alfredo Dhilan, berhasil mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Melalui usaha agrokreatif yang dirintisnya, ia terpilih sebagai penerima penghargaan Young Ambassador Agriculture 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP).
Penghargaan tersebut diserahkan pada 20 Mei 2026 di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Bogor.
Program Young Ambassador Agriculture merupakan ajang pencarian sekaligus pembinaan bagi petani dan wirausahawan muda yang dinilai mampu menjadi inspirasi dalam mendorong kemajuan sektor pertanian Indonesia.
Terpilihnya Alfredo tidak lepas dari kiprahnya mengembangkan Dhilanmesindo, sebuah usaha berbasis pertanian yang tidak hanya berfokus pada produksi hasil kebun, tetapi juga mengembangkan berbagai produk turunan, penguatan merek lokal, hingga wisata edukasi berbasis pertanian.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah hadirnya 'Pabrik Apel', sebuah konsep yang menggabungkan sektor pertanian, industri kreatif, edukasi, dan pariwisata dalam satu ekosistem.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat melihat secara langsung proses pengolahan hasil pertanian di kawasan kebun apel yang menjadi ikon Kota Batu.
Model pengembangan tersebut dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian sekaligus memperluas ruang edukasi bagi pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat proses hilirisasi produk pertanian.
Selain aktif sebagai pelaku usaha, Alfredo juga terlibat dalam berbagai gerakan pengembangan ekonomi kreatif daerah. Ia menjadi bagian dari Batu Creative Hub (BCH), jejaring Indonesia Creative Cities Network (ICCN), serta pengurus Komite Ekonomi Kreatif Kota Batu yang fokus memperkuat kolaborasi antara sektor kreatif dan pertanian.
Eksistensi kawasan Pabrik Apel miliknya juga pernah mendapat perhatian dalam Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) Nusantaraya Senyawa Malang Raya 2025. Saat itu, lokasi tersebut menjadi salah satu destinasi kunjungan delegasi dalam rangkaian Agrokreatif Tour yang menampilkan praktik pengembangan pertanian berbasis kreativitas dan inovasi.
Alfredo mengatakan penghargaan yang diterimanya merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang selama ini mendukung pengembangan sektor pertanian.
"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk para petani, pekerja, mitra, dan komunitas yang terus percaya bahwa pertanian memiliki masa depan yang besar. Kami ingin membuktikan bahwa pertanian bisa menjadi sektor yang inovatif, kreatif, dan menarik bagi generasi muda," ujarnya, Minggu (31/5/2026).
Menurutnya, pembangunan sektor pertanian tidak cukup hanya berfokus pada produksi di tingkat hulu. Perhatian terhadap hilirisasi, teknologi, akses pembiayaan, pasar, regulasi, hingga pengembangan agrowisata juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing pertanian Indonesia.
"Dari Kota Batu, kami ingin menunjukkan bahwa pertanian modern mampu menciptakan peluang ekonomi yang luas sekaligus menjadi kebanggaan daerah," katanya.
Melalui penghargaan tersebut, Alfredo berharap semakin banyak anak muda yang tertarik terjun ke dunia pertanian dengan pendekatan kreatif dan inovatif.
"Saya yakin, sektor pertanian dapat menjadi salah satu kekuatan strategis bangsa apabila dikelola secara modern dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman," ujarnya.
Sementara itu, Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto mengapresiasi prestasi membanggakan Alfredo. Penghargaan tersebut adalah bukti Kota Batu adalah salah satu pusat pertanian.
"Semoga penghargaan itu bisa menjadi inspirasi generasi muda di Kota Batu dalam membangun pertanian yang berkelanjutan maupun berdaya saing," katanya.
Heli berharap semangat, integritas, dan dedikasi menjadi teladan serta mendorong lahirnya inovasi dan kolaborasi demi terwujudunga ketahanan pangan yang semakin kuat.
"Mari bersama-sama menjadikan pertanian sebagai kebanggan dan masa depan gemilang di Kota Batu," tuturnya. (*)
Apa Reaksi Anda?