Cegah LSD, Polbangtan Malang Libatkan Mahasiswa lewat Pengabdian Masyarakat

Polbangtan Malang menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menerjunkan 10 mahasiswa untuk melaksanakan vaksinasi LSD

Mei 2, 2026 - 13:00
Cegah LSD, Polbangtan Malang Libatkan Mahasiswa lewat Pengabdian Masyarakat

MALANG - Lumpy Skin Disease (LSD) merupakan penyakit menular pada sapi dan kerbau yang disebabkan oleh virus dari genus Capripoxvirus. Penyakit ini ditandai dengan munculnya benjolan pada kulit, demam, penurunan nafsu makan, hingga penurunan produksi. LSD tidak menular ke manusia, namun berdampak signifikan terhadap produktivitas dan ekonomi peternak, sehingga upaya pencegahan melalui vaksinasi menjadi langkah penting dalam pengendaliannya.

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang melalui Jurusan Peternakan menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menerjunkan 10 mahasiswa untuk melaksanakan vaksinasi LSD di KUD Sumber Makmur, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, pada Senin (27/04/2026). Kegiatan ini melibatkan tiga mahasiswa dari program studi Agribisnis Peternakan (Agrinak) dan tujuh mahasiswa dari Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan (PPKH), sebagai bagian dari upaya nyata mendukung pengendalian penyakit hewan menular di tingkat peternak.

Polbangtan Malang

Pelepasan mahasiswa dilakukan langsung oleh Ketua Jurusan Peternakan Polbangtan Malang, Sad Likah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis praktik lapangan sekaligus kontribusi institusi dalam membantu masyarakat.

“Hari ini kami mengirim mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian masyarakat melalui vaksinasi LSD di KUD Sumber Makmur Ngantang. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami kondisi lapangan, sekaligus melatih kemampuan komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat,” ujar Sad Likah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berperan dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit LSD pada ternak, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung yang memperkaya kompetensi teknis dan sosial mereka. Kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor peternakan.

Polbangtan Malang terus berkomitmen menghadirkan program pengabdian yang berdampak nyata, sekaligus mencetak sumber daya manusia pertanian yang profesional, adaptif, dan siap terjun ke dunia kerja.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow