Butuh Penghijauan, BPBD Jatim Berikan Bantuan 100 Bibit Pohon ke Kelurahan Sempusari Jember

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan 100 bibit pohon produktif dan konservasi kepada Pemerintah Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember

Juli 8, 2026 - 12:53
Butuh Penghijauan, BPBD Jatim Berikan Bantuan 100 Bibit Pohon ke Kelurahan Sempusari Jember

JEMBER - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan 100 bibit pohon produktif dan konservasi kepada Pemerintah Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.

Langkah taktis ini menjadi bagian dari program jangka panjang Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun ketangguhan bencana berbasis komunitas, khususnya di kawasan pinggiran kota yang padat penduduk.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Tenaga Ahli BPBD Provinsi Jawa Timur, Bige Agus Wahjuono, kepada Lurah Sempusari, Husein Satria Mahardhika, dalam sebuah pertemuan koordinasi yang berlangsung hangat di wilayah Kaliwates. Rabu (8/7/2026).

Bige menekankan bahwa pendekatan mitigasi bencana saat ini tidak boleh lagi hanya bersifat struktural seperti membangun tanggul atau saluran air tetapi harus diimbangi dengan pendekatan vegetatif yang berkelanjutan.

"Satu pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi keselamatan untuk sepuluh hingga dua puluh tahun ke depan," kata Bige.

Ia juga menambahkan bahwa BPBD Jatim sengaja memilih bibit pohon yang tidak hanya berfungsi secara ekologis untuk konservasi, tetapi juga memiliki nilai ekonomis atau estetis bagi masyarakat setempat, sehingga warga lebih termotivasi untuk menjaga kelestariannya.

Lurah Sempusari, Husein Satria Mahardhika mengatakan Sempusari dinilai sebagai kawasan strategis yang membutuhkan intervensi penghijauan akibat pesatnya laju pembangunan pemukiman.

"100 bibit pohon ini tidak akan kami biarkan sekadar menjadi pajangan. Kami sudah memetakan beberapa titik kritis dan fasilitas umum di wilayah Sempusari yang gersang dan rawan genangan untuk segera dilakukan penanaman," ujar Husein.

Lebih lanjut, Husein menjelaskan bahwa pihak kelurahan akan mengintegrasikan aksi penanaman pohon ini dengan gerakan swadaya masyarakat.

Kelurahan akan melibatkan perangkat RT/RW, komunitas pemuda Karang Taruna, serta kader lingkungan untuk merawat bibit-bibit tersebut secara berkala.

"Dengan merawat bersama, kita sedang membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga alam berarti menjaga keselamatan diri kita sendiri," pungkasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow