Bupati Morotai Gaspol Optimalkan PAD, Minta OPD Kerja Nyata Bukan Sekadar Laporan

Bupati Morotai, Rusli Sibua meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengoptimalkan

Mei 4, 2026 - 20:31
Bupati Morotai Gaspol Optimalkan PAD, Minta OPD Kerja Nyata Bukan Sekadar Laporan

MOROTAI - Bupati Morotai, Rusli Sibua meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengoptimalkan pendapatan daerah.

Instruksi itu ia sampaikan saat memimpin rapat bersama OPD penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD), Senin (4/5/2026). 

Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Media Diskominfo Pulau Morotai, Iwan Muraji, menjelaskan rapat tersebut menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat kemandirian fiskal.

Fokusnya adalah mendorong peningkatan PAD secara konkret dan terukur. 

Dalam rapat, Bupati menegaskan setiap pimpinan OPD wajib serius menindaklanjuti hasil evaluasi sebelumnya.

Mereka diminta memaparkan progres capaian pendapatan sekaligus menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan. 

“Bupati menekankan pentingnya kerja nyata dari seluruh OPD. Tidak hanya menyampaikan capaian, tapi juga langkah konkret menjawab berbagai kendala yang ada,” kata Iwan. 

Sejumlah OPD melaporkan hambatan utama peningkatan PAD. Di antaranya masih rendahnya kesadaran masyarakat membayar iuran sampah dan persoalan pelayanan air bersih yang ikut menekan penerimaan daerah. 

Rusli Sibua juga menyoroti pencegahan kebocoran PAD. Ia mendorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) diterapkan sebagai bentuk modernisasi pengelolaan pendapatan agar lebih transparan dan akuntabel. 

Dari sektor perhubungan, Dinas Perhubungan mengidentifikasi potensi retribusi baru. Penagihan karcis parkir di kawasan pertokoan dinilai bisa menjadi sumber tambahan PAD yang signifikan bila dikelola optimal. 

Sementara itu, Sekda Kabupaten Pulau Morotai, M Umar Ali, menyampaikan rencana pengembangan sejumlah objek pendapatan baru. Skemanya akan dibahas bersama OPD teknis untuk dikerjasamakan dengan pihak ketiga. 

Objek yang dibidik antara lain retribusi sektor pariwisata, seperti kios kuliner di beberapa kecamatan dan pengelolaan peralatan diving. Kerja sama ini diharapkan menambah PAD sekaligus memastikan perawatan aset tetap terjaga. 

“Prinsipnya terbuka, tidak terbatas pada satu pihak. Yang penting ada perawatan aset dan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah,” jelas Sekda.

Dengan strategi ini, Pemkab Morotai optimistis PAD bisa naik berkelanjutan sekaligus memperkuat pelayanan publik dan pembangunan daerah. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow