Bupati Majalengka Tegaskan Pentingnya Menjaga Budaya Sunda

Milangkala ke-1 Masyarakat Adat Budaya Danghyang Rundayan Talaga di Gununglaya Majalengka gaungkan pelestarian budaya Sunda, kuatkan jati diri, dan tanamkan kecintaan generasi muda.

Mei 13, 2026 - 21:31
Bupati Majalengka Tegaskan Pentingnya Menjaga Budaya Sunda

MAJALENGKA - Di tengah derasnya arus modernisasi yang terus menggerus nilai-nilai tradisi, semangat pelestarian budaya Sunda kembali digaungkan dalam peringatan Milangkala ke-1 Masyarakat Adat Budaya Danghyang Rundayan Talaga (DRT) Tahun 2026 yang digelar di kawasan Wisata Gununglaya Argasari, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka.

Kegiatan budaya yang berlangsung meriah tersebut menjadi simbol kuat kebangkitan kearifan lokal sekaligus ruang refleksi untuk menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Bupati Majalengka Eman Suherman yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Danghyang Rundayan Talaga atas komitmennya dalam menjaga, merawat, dan melestarikan budaya Sunda secara konsisten.

Menurutnya, budaya tidak hanya dipandang sebagai warisan seni dan tradisi semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan masyarakat, menjaga jati diri bangsa, serta memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Budaya adalah pondasi penting dalam membangun karakter bangsa. Ketika budaya dijaga, maka identitas dan persatuan masyarakat juga akan tetap kuat," ujar Eman Suherman, Rabu (13/5/2026)

Peringatan Milangkala ke-1 DRT tersebut turut menghadirkan berbagai pagelaran seni etnik Sunda yang dipadukan dengan sentuhan modern, menciptakan suasana budaya yang tidak hanya sakral tetapi juga mampu menarik minat generasi muda.

Bupati menilai kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya karuhun agar tetap mengenal akar sejarah dan bangga menjadi bagian dari budaya Sunda.

Ia berharap pendekatan budaya yang dikemas lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman mampu menjadi jembatan antara tradisi leluhur dengan generasi masa kini.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga dinilai memperkuat harmoni sosial dan semangat kebersamaan masyarakat di Kabupaten Majalengka.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat berbasis nilai-nilai kearifan lokal.

"Kami akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan budaya sebagai upaya menjaga harmoni sosial, memperkuat kebersamaan, dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya Sunda di Majalengka," tegas Bupati.

Peringatan Milangkala ke-1 Danghyang Rundayan Talaga menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap memiliki ruang penting di tengah modernisasi. Dari kaki Gununglaya Argasari, semangat menjaga warisan leluhur kembali digaungkan untuk memastikan budaya Sunda tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow