Bupati Majalengka Eman Suherman Tekankan Semangat Persatuan di Milad PUI ke-108

Puncak Resepsi Milad PUI ke-108 di Pondok Mufidah Santi Asromo Majalengka berlangsung khidmat, dihadiri Bupati Majalengka, Kapolri, tokoh ulama, serta doa bersama untuk bangsa.

Februari 23, 2026 - 21:00
Bupati Majalengka Eman Suherman Tekankan Semangat Persatuan di Milad PUI ke-108

MAJALENGKA Puncak Resepsi Milad Persatuan Ummat Islam (PUI) ke-108 dan Doa Bersama untuk Bangsa tingkat pusat berlangsung khidmat di Pondok Mufidah Santi Asromo, Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/2/2026). Momentum religius dan kebangsaan ini dihadiri Bupati Majalengka H. Eman Suherman yang sekaligus menyampaikan sambutan, bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan.

Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus pusat dan wilayah PUI, para ulama, tokoh masyarakat, serta ribuan santri dan tamu undangan dari berbagai daerah.

Bupati Majalengka menyampaikan ucapan selamat Milad ke-108 kepada keluarga besar PUI. Ia menegaskan bahwa PUI merupakan organisasi besar yang lahir dari rahim sejarah perjuangan bangsa dan memiliki kontribusi nyata dalam membangun umat serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

Menurut Bupati, peringatan milad bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi sejarah sekaligus penguatan integritas organisasi di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Bupati juga menyinggung jejak historis berdirinya PUI yang tidak terlepas dari kiprah ulama kharismatik KH Abdul Halim asal Ciborelang, Jatiwangi. Ia mengingatkan kembali proses fusi bersejarah pada 5 April 1952 di Istana Bogor yang melahirkan Persatuan Ummat Islam sebagaimana dikenal hingga saat ini.

Nilai persatuan dan kesatuan yang menjadi asas perjuangan organisasi tersebut, dinilainya tetap relevan dalam menghadapi dinamika global dan tantangan kebangsaan masa kini.

Lebih lanjut, Bupati Majalengka berharap PUI terus memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah daerah dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Majalengka Tahun 2025-2028, yakni "Majalengka yang Langkung SAE".

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi keagamaan dan pemerintah untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan serta berorientasi pada kesejahteraan umat.

Pada kesempatan itu, Bupati Majalengka juga menyampaikan empat harapan utama kepada PUI, yakni memperkuat kemitraan pembangunan, mengembangkan komunikasi internal dan eksternal organisasi, mengakomodasi kepentingan umat secara luas, serta meningkatkan profesionalitas manajemen organisasi dan amal usaha. 

"Harapan tersebut menjadi penegas peran strategis PUI sebagai mitra pemerintah dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat karakter kebangsaan," ungkapnya.

Rangkaian acara Milad PUI ke-108 ditutup dengan doa bersama untuk bangsa sebagai ikhtiar spiritual demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera. Suasana penuh kekhusyukan menggambarkan sinergi antara nilai religius dan semangat kebangsaan yang terus hidup di tengah masyarakat Majalengka. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow