Cuaca Madinah Tembus 40 Derajat, Jemaah Diminta Perbanyak Minum dan Kurangi Aktivitas Luar
Suhu Madinah mencapai 40 derajat Celsius. KKHI mengimbau jemaah haji waspada heatstroke dengan membatasi aktivitas luar dan menjaga hidrasi.
MADINAH - Peningkatan suhu udara di Madinah hingga mencapai 40 derajat Celsius memicu kewaspadaan terhadap risiko heatstroke pada jemaah haji Indonesia, terutama kelompok lansia dan mereka dengan penyakit penyerta.
Kepala Seksi Kesehatan sekaligus Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, dr. Enny Nuryanti, menjelaskan bahwa heatstroke merupakan kondisi serius ketika suhu tubuh meningkat hingga di atas 40 derajat Celsius akibat paparan panas berlebih.
“Heatstroke terjadi karena paparan sinar matahari atau aktivitas terlalu lama di luar ruangan. Kondisi ini ditandai suhu tubuh di atas 40 derajat Celsius,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Selain suhu tubuh tinggi, gejala lain yang perlu diwaspadai antara lain pusing, mual, muntah, hingga kejang. Jika gejala awal muncul, jemaah diminta segera mencari pertolongan medis.
“Segera ke pos kesehatan terdekat atau bawa ke tempat teduh. Bisa juga dilakukan pendinginan dengan menyemprotkan air ke tubuh untuk menurunkan suhu,” kata Enny.
Ia menegaskan, kondisi cuaca di Madinah yang sebelumnya berkisar 36 derajat kini meningkat hingga 40 derajat Celsius pada siang hingga sore hari. Situasi ini menjadi peringatan bagi seluruh jemaah agar membatasi aktivitas di luar ruangan.
“Ini menjadi warning, khususnya bagi jemaah lansia dan yang memiliki komorbid. Sangat berisiko jika terlalu lama beraktivitas di luar,” ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, jemaah diimbau untuk mencukupi asupan cairan dengan minum sekitar 200 ml setiap jam, tidak menunggu rasa haus, serta dapat menambahkan oralit bila diperlukan.
Selain itu, jemaah disarankan mengenakan pakaian longgar agar sirkulasi udara lancar, serta membasahi bagian tubuh yang terbuka untuk membantu menurunkan suhu.
“Batasi aktivitas di luar. Untuk salat Zuhur dan Asar sebaiknya dilakukan di hotel. Jika melaksanakan umrah, disarankan pada malam hari,” kata Enny. (*)
Apa Reaksi Anda?