Bocah 10 Tahun Sempat Hilang di Blimbing Kota Malang, Ditemukan Selamat dalam Hitungan Jam

Kepanikan keluarga di Kelurahan Blimbing, Kota Malang, berakhir lega setelah seorang bocah berusia 10 tahun bernama Kafa Ayatulloh Al Haseik yang sempat dilaporkan hilang berhasil ditemukan dalam kond

April 27, 2026 - 20:03
Bocah 10 Tahun Sempat Hilang di Blimbing Kota Malang, Ditemukan Selamat dalam Hitungan Jam

MALANG - Kepanikan keluarga di Kelurahan Blimbing, Kota Malang, berakhir lega setelah seorang bocah berusia 10 tahun bernama Kafa Ayatulloh Al Haseik yang sempat dilaporkan hilang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, Senin (27/4/2026).

Laporan kehilangan disampaikan ibu korban, Eika Anggraini Nurhidayah (40), ke Polsek Blimbing sekitar pukul 11.30 WIB. Sebelumnya, Kafa berpamitan kepada ayahnya, Agus Santoso, untuk bermain di sekitar rumah di kawasan Jalan Borobudur VI, Kecamatan Blimbing, sejak Minggu (26/4/2026) pagi.

Namun hingga sore hari, Kafa tidak kunjung pulang. Keluarga sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar lingkungan rumah. Sempat muncul informasi bahwa korban diantar pulang oleh temannya sekitar pukul 17.30 WIB, tetapi keberadaannya kembali tidak diketahui hingga akhirnya keluarga melapor ke polisi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Blimbing langsung melakukan pencarian intensif dengan menyebarkan informasi kepada masyarakat serta melalui media sosial untuk mempercepat pelacakan.

Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 12.30 WIB, ketika polisi menerima laporan warga yang melihat korban berada di Masjid Fathurrohman, Jalan Ahmad Yani Utara, Kelurahan Arjosari. Petugas bersama warga segera menuju lokasi dan menjemput korban.

Kafa kemudian dipastikan dalam kondisi selamat dan langsung dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengatakan keberhasilan pencarian tidak lepas dari respons cepat aparat kepolisian dan dukungan masyarakat.

“Laporan yang masuk langsung kami tindaklanjuti. Ini bagian dari komitmen kami memberikan perlindungan maksimal, terutama dalam kasus yang menyangkut keselamatan anak,” ujar Lukman, Senin (27/4/2026).

Ia juga mengapresiasi peran aktif warga yang segera memberikan informasi penting terkait keberadaan korban.

Sementara itu, ibu korban, Eika Anggraini, mengaku lega dan bersyukur anaknya dapat ditemukan dalam waktu singkat.

“Terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah bergerak cepat. Setelah melapor, alhamdulillah anak saya segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tuturnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi cepat antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow