Bingkisan Nyepi Dibagikan, Wali Kota Batu Gaungkan Kesetaraan Tanpa Sekat
Wali Kota Batu, Nurochman menyerahkan bingkisan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 sekaligus insentif kepada guru agama Hindu.
BATU Wali Kota Batu, Nurochman menyerahkan bingkisan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 sekaligus insentif kepada guru agama Hindu secara simbolis di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Batu dalam memperkuat pembinaan umat serta menjaga kerukunan antar umat beragama.
Dalam kesempatan tersebut, Nurochman menegaskan pentingnya persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Ia menyebut tidak seharusnya ada lagi sekat yang membedakan mayoritas dan minoritas dalam kehidupan sosial.
"Tidak perlu lagi ada sekat antara istilah mayoritas dan minoritas, karena pada hakikatnya kita adalah umat yang setara di hadapan Tuhan," ujar Cak Nur, Selasa (17/3/2026).
Selain itu, ia juga mengajak para tokoh agama Hindu untuk terus berperan aktif dalam membina umat, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan masing-masing.
"Nilai kebaikan tidak memandang agama, hal itu penting sebagai bagian dari upaya menjaga keharmonisan sosial di Kota Batu," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Batu, Pariyanto, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah kepada umat Hindu.
"Kehadiran wali kota menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan mengayomi seluruh lapisan masyarakat secara adil," bebernya.
Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Tulungrejo, Suliono. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian Wali Kota Batu terhadap warganya, khususnya umat Hindu di wilayahnya.
"Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Wali Kota. Ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk semua, tanpa membedakan latar belakang," katanya.
Perlu diketahui, kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Batu, Camat Bumiaji Thomas Maydo. (*)
Apa Reaksi Anda?