Bernie Sanders: AS di Ambang Revolusi Politik Usai Kemenangan Sosialis Demokrat
Senator Bernie Sanders sebut AS di ambang 'revolusi politik' menyusul kemenangan progresif di berbagai negara bagian. Ia serukan Medicare for All, upah minimum, dan affordable housing. Demokrat harus
MALANG - JAKARTA – Senator Bernie Sanders meyakini Amerika Serikat berada di ambang "revolusi politik" menyusul serangkaian kemenangan sosialis demokrat di seluruh negeri. Pernyataan ini disampaikan dalam video yang diunggah di media sosial menjelang 4 Juli 2026, peringatan 250 tahun Deklarasi Kemerdekaan AS.
“Revolusi politik kami, gerakan akar rumput kami, tidak pernah tentang memilih satu orang menjadi presiden AS, bukan Bernie Sanders, bukan siapa pun. Kami adalah gerakan untuk memilih progresif di setiap tingkat untuk memperjuangkan pemerintahan yang mewakili kita semua, bukan hanya satu persen,” ujar Sanders, 84 tahun.
Ia menyoroti kemenangan Melat Kiros (29 tahun), sosialis demokrat yang mengalahkan petahana Demokrat Diana DeGette di Colorado, serta tiga kandidat sosialis yang memenangkan pemilihan pendahuluan House di New York City. Sanders juga menyebut langkah pajak kekayaan miliarder yang lolos di California.
“Saya percaya bahwa negara ini mungkin berada di ambang revolusi politik yang telah kita perjuangkan selama ini,” katanya.
Peringatan tentang Oligarki
Sanders menyerukan Partai Demokrat untuk tidak sekadar melawan Trump, tetapi juga melawan "keserakahan dan ideologi oligarki yang kini menguasai kehidupan ekonomi, media, dan politik bangsa kita."
Kebijakan yang ia usung meliputi Medicare for All, kenaikan upah minimum, pembatalan Citizens United, pembangunan jutaan unit perumahan terjangkau, dan pengakhiran perang tanpa akhir.
Sementara itu, Presiden Trump menyebut Sanders sebagai komunis dan gila, tetapi pernah memujinya pada 2019 karena pandangan perdagangan yang serupa. (*)
Apa Reaksi Anda?