Audiensi PMII Kaltim, Wali Kota Samarinda Dorong Kolaborasi Mahasiswa untuk Pembangunan Daerah

Andi Harun menegaskan Pemerintah Kota Samarinda terbuka terhadap masukan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa, sebagai bagian dari upaya bersama membangun daerah

April 28, 2026 - 12:51
Audiensi PMII Kaltim, Wali Kota Samarinda Dorong Kolaborasi Mahasiswa untuk Pembangunan Daerah

SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan daerah. Hal ini tercermin saat Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima audiensi pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Timur.

Pertemuan di Anjungan Karang Mumus, Balai Kota Samarinda tersebut menjadi lebih dari sekadar silaturahmi.

Di tengah dinamika pembangunan yang semakin kompleks, ruang dialog antara pemerintah dan mahasiswa dinilai penting untuk memperkaya perspektif kebijakan publik.

Wali Kota Samarinda menyambut positif inisiatif tersebut dan menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai mitra kritis sekaligus kontributor gagasan.

“Pemerintah Kota Samarinda terbuka terhadap masukan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa, sebagai bagian dari upaya bersama membangun daerah,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kekuatan birokrasi, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, terutama kalangan intelektual muda.

Ide-ide segar dan pemikiran kritis mahasiswa dianggap mampu menjadi katalis dalam mendorong inovasi kebijakan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Andi Harun juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjalankan program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan publik.

Berbagai kebijakan yang diambil, kata dia, diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah.

Sinergi antara pemerintah dan mahasiswa, lanjutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan.

Ia menilai, komunikasi yang terbuka akan memperkecil jarak antara perumus kebijakan dan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran pembangunan.

Sementara itu, Ketua PMII Kalimantan Timur, Sa’id Abdullah, menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus membangun komunikasi yang lebih konstruktif dengan pemerintah daerah.

Ia menjelaskan, selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi terkait berbagai isu dan perkembangan di Samarinda. Mulai dari tantangan pembangunan hingga peluang kolaborasi yang dapat dilakukan bersama.

Menurut Sa’id, PMII Kaltim siap mengambil peran lebih aktif dalam mendukung program pemerintah. Tidak hanya melalui wacana, tetapi juga melalui keterlibatan nyata dalam kegiatan pembangunan di berbagai sektor.

Diskusi yang berlangsung interaktif itu memperlihatkan adanya kesamaan pandangan antara kedua pihak. Baik pemerintah maupun mahasiswa sepakat bahwa kolaborasi yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mendorong kemajuan daerah.

Pertemuan ini sekaligus menegaskan pentingnya membangun ekosistem partisipatif, di mana mahasiswa tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga bagian dari proses perubahan.

Dalam jangka panjang, sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang lebih inklusif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.(d)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow