Kisah Relawan Dapur Bukber Gratis Masjid An-Nur Kota Batu yang Sudah Berjalan 15 Tahun

Tradisi buka puasa gratis di Masjid An-Nur Kota Batu telah berlangsung sekitar 15 tahun. Para relawan dapur setiap hari menyiapkan ratusan porsi makanan bagi jamaah yang berbuka.

Maret 15, 2026 - 14:00
Kisah Relawan Dapur Bukber Gratis Masjid An-Nur Kota Batu yang Sudah Berjalan 15 Tahun

MALANG Di balik ramainya kegiatan pembagian makan buka puasa gratis di Masjid An-Nur Kota Batu pada Ramadan 2026, terdapat dedikasi para relawan yang setiap hari menyiapkan ratusan porsi makanan bagi jamaah. Sejak pagi, para relawan dapur sudah mulai bekerja agar hidangan berbuka dapat tersaji tepat waktu.

Kegiatan bukber gratis di Masjid An-Nur Kota Batu menjadi salah satu tradisi Ramadan yang telah berjalan sekitar 15 tahun. Setiap hari, relawan dapur bekerja sama menyiapkan makanan bagi ratusan jamaah yang datang untuk berbuka.

Persiapan biasanya dimulai sejak pukul 08.00 pagi. Para relawan memiliki pembagian tugas masing-masing, mulai dari memasak, menyiapkan bahan makanan hingga menyajikan hidangan kepada jamaah. Jumlah relawan yang terlibat berkisar antara 15 hingga 20 orang.

Salah satu relawan yang telah lama terlibat dalam kegiatan ini adalah Munifah. Ia mengaku sudah mengikuti kegiatan bukber gratis tersebut sejak sebelum tahun 2019, meski tidak mengingat secara pasti tahun awalnya. Selama ini ia membantu pada bagian penyajian makanan.

Munifah mengatakan keterlibatannya sebagai relawan berangkat dari keinginan untuk tetap bisa berbagi, meskipun tidak melalui materi.

“Kalau membantu dengan materi mungkin tidak bisa, tapi kami bisa membantu dengan tenaga. Melalui kegiatan ini kami bisa berbagi dengan sesama muslim,” ujarnya kepada TIMES Indonesia, pertengahan Maret 2026.

CDN ImageRelawan dapur Masjid An-Nur Kota Batu menata porsi makanan berbuka. (Foto: Firyanka Mirna Wahita/TIMES Indonesia)

Di dapur masjid, proses memasak biasanya dipimpin oleh dua orang yang bertugas khusus, yakni Bu Yuni dan Bu Lina. Namun pekerjaan tersebut tetap dibantu oleh relawan lain hingga makanan siap disajikan menjelang waktu berbuka.

Bagi Munifah, kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian sederhana kepada masjid dan jamaah yang datang.

“Sebagai muslim, ini yang bisa saya berikan untuk masjid. Mudah-mudahan Allah meridhoi,” katanya.

Ia juga mengaku merasakan kebahagiaan tersendiri ketika melihat jamaah menikmati makanan yang telah disiapkan para relawan.

“Sukanya kalau porsi yang sudah disiapkan habis tak bersisa. Itu rasanya bahagia,” ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, kegiatan bukber gratis di Masjid An-Nur Kota Batu terus berkembang. Jika sebelumnya hanya dilakukan di salah satu sudut masjid, kini kegiatan tersebut telah memiliki dapur dan tenda khusus untuk melayani jamaah.

Munifah berharap kegiatan berbagi ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang datang untuk berbuka puasa di Masjid An-Nur. (*)

Pewarta: Firyanka Mirna Wahita

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow