ASEAN-ID Roadshow Ajak Generasi Muda Perkuat Ketahanan Kawasan dari Tingkat Komunitas

Kemlu gelar ASEAN-ID Roadshow di Bandung untuk perkenalkan Sustainable Resilience. Kegiatan di Unpad, Desa Lebak Muncang, dan Rumah Angklung. Libatkan pemuda dan masyarakat desa sebagai fondasi ketaha

Agustus 1, 2026 - 21:01
ASEAN-ID Roadshow Ajak Generasi Muda Perkuat Ketahanan Kawasan dari Tingkat Komunitas

BANDUNG - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus mendorong penguatan ketahanan kawasan ASEAN melalui pendekatan yang berakar dari masyarakat.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggelar ASEAN-ID Roadshow di Bandung, Jawa Barat, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ASEAN-ID Resilience yang berlangsung di sela Pertemuan Komite Penanggulangan Bencana ASEAN (ACDM) ke-48.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkenalkan konsep Ketahanan Berkelanjutan (Sustainable Resilience) yang pertama kali diusung saat Indonesia memegang Keketuaan ASEAN pada 2023.

Melalui inisiatif ini, pemerintah ingin memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman perubahan iklim dan bencana dengan melibatkan masyarakat lokal serta generasi muda sebagai aktor utama.

ASEAN-ID Roadshow dikemas dalam tiga kegiatan utama. Agenda pertama bertajuk ASEAN Goes to Campus di Universitas Padjadjaran yang menghadirkan dialog mengenai peran strategis pemuda dalam membangun ketahanan kawasan ASEAN.

Selanjutnya, para delegasi mengunjungi Desa Lebak Muncang di Ciwidey untuk melihat langsung praktik pemberdayaan masyarakat berbasis desa sebagai fondasi ketahanan nasional dan regional.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan budaya ke Rumah Angklung Jawa Barat sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya dan ekonomi kreatif yang menjadi kekuatan komunitas lokal, Sabtu (01/08/2026).

Direktur Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN Kementerian Luar Negeri, Yuliana Bahar, menegaskan bahwa keberhasilan ASEAN tidak hanya ditentukan oleh keputusan para pemimpin negara, tetapi juga oleh keterlibatan generasi muda dalam mewujudkan berbagai inisiatif di tingkat masyarakat.

"ASEAN tidak boleh hanya berhenti pada keputusan atau pertemuan para pemimpin di tingkat atas; melainkan harus dimulai dari kalian, para pemuda," ujar Yuliana saat berdialog dengan mahasiswa di Bandung.

Pesan tersebut diperkuat oleh Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, H.E. Mr. Zahid Hafeez Chaudhri.

Menurutnya, negara-negara berkembang seperti Indonesia dan Pakistan menghadapi dampak besar perubahan iklim meskipun kontribusinya terhadap emisi gas rumah kaca dunia relatif kecil.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi alasan kuat bagi generasi muda untuk lebih aktif menyuarakan keadilan iklim di tingkat global. Dengan keterlibatan pemuda, isu perubahan iklim diharapkan tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama lintas negara.

Pandangan senada disampaikan Wakil Kepala Perwakilan Jepang untuk ASEAN, Yoshiyasu Iseki. Ia menekankan bahwa ketahanan kawasan harus dibangun dari akar rumput melalui kolaborasi yang melibatkan masyarakat, pemerintah, lembaga pendidikan, hingga mitra internasional.

Menurutnya, tantangan kawasan yang semakin kompleks tidak dapat diselesaikan oleh satu negara saja.

Dibutuhkan kerja sama regional yang inklusif dengan menempatkan masyarakat dan pemuda sebagai fondasi utama pembangunan ketahanan di masa depan.

Kementerian Luar Negeri juga menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Universitas Padjadjaran dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari diplomasi Indonesia yang tidak hanya mengedepankan hubungan antarnegara, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan global.

Melalui ASEAN-ID Roadshow, Indonesia ingin menunjukkan bahwa ketahanan kawasan dapat dibangun secara nyata dari desa, kampus, dan komunitas.

Dengan menjadikan generasi muda sebagai penggerak utama, pemerintah berharap semangat kolaborasi lintas negara dapat melahirkan masyarakat ASEAN yang lebih tangguh, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow