Alumni SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta Satukan Tekad Raih Kesuksesan

Para alumni SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta sedang aktif melakukan konsolidasi, Minggu (8/10/2023) malam. ... ...

Oktober 9, 2023 - 10:30
Alumni SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta Satukan Tekad Raih Kesuksesan

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Para alumni SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta sedang aktif melakukan konsolidasi, Minggu (8/10/2023) malam. Konsolidasi itu dilakukan dalam rangka mengumpulkan para alumi untuk bersatu meraih kesuksesan bersama.

Para alumni yang tergabung dalam Keluarga Alumni SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta atau Kapeelsa Yogyakarta tersebut berkumpul di De Céline Restaurant & Patisserie, Kotabaru Jalan Faridan Muridan Noto kota Yogyakarta.

Pertemuan yang dihadiri ratusan alumni dari berbagai angkatan dan perwakilan guru tersebut sekaligus sebagai ajang merayakan HUT ke-2 Kapeelsa.

SMP-Pangudi-Luhur-2.jpg

Dalam kesempatan itu, Plt Ketua Umum Kapeelsa Ir Hardianus Bambang Nurhadi Widihartono M.Sc mengawali sambutannya dengan menyampaikan perjalanan karirnya hingga menjadi ditunjuk sebagai pengurus Kapeelsa. Bambang mengapresiasi sejumlah nama alumni lain yang mampu menjadi roda penggerak organisasi itu.

Untuk kemajuan almamater dan para alumni, Bambang minta dukungan kepada para senior maupun yuniornya agar perjalanan Kapeelsa kedepan semakin baik. Sehingga, dapat mewujudkan tujuan organisasi yaitu membantu sekolah atau almamater.

Untuk meramaikan ulang tahun Kapeelsa, pihaknya telah menyusun sejumlah kegiatan seperti Bersepeda Merdeka, kegiatan sosial seperti menyambangi alumni dan guru yang sedang sakit.

SMP-Pangudi-Luhur-3.jpg

Selama pandemi Covid-19, lanjut Bambang, Kapeelsa mengurangi sejumlah kegiatan. Namun demikian, pihaknya tetap konsen pada kegiatan-kegiatan sosial.

“Juga mendatangi rumah guru dan alumni yang meninggal dunia dan lain sebagainya,” tandas Bambang.

Nah, pada perayaan ulang tahun Kapeelsa ini pihaknya mengundang perwakilan alumni berbagai angkatan. Tercatat, alumni tertua yang hadir dalam kesempatan tersebut adalah angkatan 1962.

Sementara perwakilan alumni termuda angkatan tahun 2017. Kehadiran para para alumni ini tentu menjadi spirit bagi para pengurus Kapeelsa untuk menata organisasi ke depan menjadi lebih baik.

Pada HUT Kapeelsa kali ini, panitia dan pengurus mengusung tema Menuju Estafet ke Generasi Muda Bersatu untuk Maju. Bambang berharap kepada para alumni yang muda-muda supaya jangan kuatir. Ia yang merupakan angkatan 1977 maupun para generasi pendahulu lainnya tetap akan mensuport kegiatan yang akan dilakukan.

“Biasanya alumni itu yang tua sudah  mapan dan punya nilai jual dan disitu bisa memberikan dukungan utamanya terkait pendanaan. Karena yang masih muda mungkin masih membentuk jaringan dulu, baru bisa mendapatkan hal-hal yang dibutuhkan,” jelas pria yang akrab disapa Nanung ini.

Untuk kemajuan organisasi, para alumni perlu memikirkan dana dan anggaran dalam berbagai kegiatan. Begitu pula para pengurus perlu memperhatikan berbagai agenda yang telah disusun harus direalisasikan.

Dalam kesempatan yang sama, Bambang mengingatkan bagi para alumni bahwasannya mereka mempunyai tanggung jawab yaitu menjalankan wadah alumni serta membantu sekolah.

“Terimakasih kepada almamater. Sebab, tanpa menjalani sekolah di PL 1, kami yakin tidak bakal jadi orang seperti saat ini,” pinta Bambang.

Bambang menyampaikan riwayat pendidikan yang dimulai dari SD Sang Timur dan SMP PL 1. Kemudian melanjutkan studi ke SMA De Brito Yogyakarta dan melanjutkan studi ke perguruan tinggi pada Program Studi Fakultas Teknik tahun 1988 di Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta.

Selanjutnya, melanjutkan studi S2 pada Fakultas Pasca Sarjana Sistem Teknik Jalan Raya pata tahun 1994 Institut Teknologi Bandung dan Master of Civil Engineering tahun 1995 Strathcylide University - Glasgow di Skotlandia.

Berbekal pendidikan tersebut, Bambang mulai mengawali karir yang baik. Bahkan setelah pensiun dari Ditjen Bina Marga Kementrian PUPR RI kini masih dipercaya sebagai Komisaris PT Jasamarga Joga Solo yaitu Badan Usaha Jalan Tol untuk ruas Jalan Tol Solo – Yogyakarta – NYIA Kulonprogo.

Ia juga menjadi Komisaris di PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk serta masih punya satu jabatan di PT Bukaka Group dimana dirinya menangani rangka jembatan yang sudah habis masa pelayanannya.

“Ini yang ingin kami sampaikan bahwa tanpa Pangudi Luhur kami tidak mungkin bisa menapakinya,” jelas Bambang.

Untuk mengingat jasa para guru, panitia memberikan kesempatan keapda perwakilan tiga orang guru yang pernah mengajar di SMP PL 1 untuk menyampaikan kenangan dan pengalaman mengajar. Mereka adalah Antang, Widiastuti, dan Heru.

Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Plt Ketua Umum Kapeelsa untuk diberikan kepada perwakikan guru, perwakilan alumni dari angkatan tertua dan termuda. Seorang alumni Butet Kartaredjasa yang kini dikenal sebagai seniman dan budayawan ikut ambil bagian dalam ulang tahun Kapeelsa.

Selain seremonial, acara ini diramaikan dengan aksi donor darah yang diikuti para alumni dan masyarakat umum. Aksi donor darah tersebut langsung di bawah pantauan Sekretaris PMI DIY Arif Noor Hartanto. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow