17 Suspek Campak Ditemukan di Bondowoso, Warga Diminta Waspada

Kasus campak meningkat jelang Lebaran 2026. Dinkes Bondowoso temukan 17 suspek dan imbau masyarakat waspada serta lengkapi imunisasi anak.

Maret 18, 2026 - 13:30
17 Suspek Campak Ditemukan di Bondowoso, Warga Diminta Waspada

BONDOWOSO Dinas Kesehatan Bondowoso, Jawa Timur mencatat 17 kasus suspek campak. Sampel kasus tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan laboratorium di Jawa Timur untuk memastikan jumlah kasus positif.

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, dr. Moch Jasin, M.Kes, mengatakan peningkatan kasus campak menjadi perhatian nasional, termasuk di wilayah Jawa Timur.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihaknya melakukan sweeping imunisasi campak bagi anak usia di bawah 59 bulan sebagai kelompok berisiko.

“Insyaallah ketersediaan vaksin mencukupi, baik dari pemerintah daerah maupun provinsi,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Ia mengimbau orang tua untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan imunisasi, terutama bagi yang belum lengkap.

Selain itu, masyarakat juga diminta menerapkan langkah pencegahan jika ditemukan kasus campak di lingkungan sekitar. Penderita disarankan menjalani isolasi dengan menyediakan ruang terpisah, termasuk penggunaan alat makan khusus, serta menghindari kontak langsung dengan orang lain.

Bagi masyarakat yang sehat, peningkatan daya tahan tubuh menjadi hal penting, antara lain dengan mengonsumsi vitamin, terutama vitamin A.

Pada momen Lebaran, masyarakat juga diimbau membatasi kontak fisik dengan anak-anak, seperti mencium atau menggendong, sebagai langkah pencegahan penularan.

“Kalau tidak terkonfirmasi positif tidak masalah, yang penting tetap menjaga daya tahan tubuh,” kata Jasin.

Ia menjelaskan, gejala campak umumnya ditandai dengan demam, munculnya bercak merah pada kulit, batuk, serta mata merah yang bukan disebabkan infeksi mata, melainkan bagian dari gejala penyakit.

Dinas Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila menemukan gejala tersebut, guna mencegah penyebaran lebih luas.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus campak menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Hingga pekan ke-8 tahun 2026, tercatat 10.453 suspek campak, dengan 8.372 kasus terkonfirmasi dan 6 kematian secara nasional. (*)

 

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow