Zulkifli Hasan Tinjau KKMP Candirenggo Malang, Target 20 Ribu Kopdes Rampung Juni 2026
Menko Pangan Zulkifli Hasan meninjau KKMP Candirenggo di Singosari, Malang. Proyek dinilai sesuai standar dan ditargetkan mendukung UMKM, petani, serta program Makan Bergizi Gratis.
MALANG Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang pada Selasa (24/2/2026) pagi.
Menurutnya, pembangunan KKMP Candirenggo sempurna dan sesuai standar.
Zulhas menambahkan bahwa saat ini KKMP Candirenggo tinggal menunggu perlengkapan dan kebutuhan saja. Setelah semuanya lengkap, baru akan diadakan serah terima bersama kepala kelurahan.
“Ini sudah sempurna, tinggal nunggu perlengkapan, terus serah terima dengan pak lurah,” imbuhnya saat diwawancarai usai kunjungan.
Zulhas juga menegaskan bahwa KKMP nantinya akan menjadi pusat perekonomian warga. Fungsi utamanya adalah sebagai offtaker, yakni membeli hasil UMKM, pertanian, atau peternakan warga apabila tidak ada pasar tidak mengambilnya.
“Fungsinya sebagai offtaker, kalau ada gabah petani tidak laku, maka akan dibeli oleh kopdes,” imbuhnya.
Selain itu, KKMP juga akan menyuplai kebutuhan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sesuai regulasinya, SPPG hanya boleh mengambil bahan baku melalui kopdes atau usaha warga yang lain. Hal tersebut untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga.
“Itu adalah cita-cita bangsa Indonesia untuk pemerataan, keadilan, dan kesetaraan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutupnya.
Terakhir, Zulhas menargetkan sebanyak 20 ribu KKMP rampung pada bulan Juni 2026, supaya serah terima bisa segera dilaksanakan. Lanjutnya, saat ini masih ada beberapa Kopdes yang terhambat oleh urusan lahan.
Selaras dengan hal tersebut, Danrem 083/Baladhika Jaya (Bdj) Kolonel Inf Kohir mengungkapkan bahwa pembangunan KKMP Candirenggo rampung lebih cepat dari target.
Proyek tersebut selesai selama 79 hari dari target awal 90 hari. Dalam proyek ini, TNI turut memberdayakan masyarakat sekitar.
“Kita turut memberdayakan masyarakat sekitar sebagai tukang, untuk material bangunan juga kita ambil dari daerah sini,” pungkasnya.
Lanjutnya, di Kabupaten Malang saat ini KKMP sudah rampung di 16 titik dari target 414 titik. Sedangkan, untuk Korem 083 sudah terbangun 80 titik dari target 1.235 titik dimana sebagian sudah proses pembangunan hingga 60 persen.
Terakhir ia berharap bahwa melalui program ini dapat memajukan perekonomian masyarakat sekitar serta dapat menjaga kestabilan harga kebutuhan ekonomi.
“Apabila harga di tempat lain mahal bisa beli di kopdes, atau kalau ada barang langka bisa beli disini juga, kkmp bekerja sama dengan komunitas-komunitas yang ada di wilayah masing-masing,” harapnya.(*)
Apa Reaksi Anda?