Wujudkan Cianjur Tertib, Ribuan Botol Miras dan Rokok Ilegal Dimusnahkan

Pemkab Cianjur musnahkan 1.718 botol miras dan 7.326 bungkus rokok ilegal, sekaligus perkuat armada Damkar dan Satlinmas demi ketertiban umum serta keselamatan warga di seluruh kecamatan.

April 30, 2026 - 22:31
Wujudkan Cianjur Tertib, Ribuan Botol Miras dan Rokok Ilegal Dimusnahkan

CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur melakukan tindakan tegas dengan memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) dan rokok ilegal sebagai bentuk nyata komitmen penegakan peraturan daerah (Perda). 

Langkah represif yang dilaksanakan di Lapang Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Kamis, 30 April 2026 ini, menjadi puncak dari hasil operasi cipta kondisi yang dilakukan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). 

Penghancuran barang bukti tersebut dilakukan di sela-sela peringatan hari jadi Damkar ke-107, Satpol PP ke-76, dan Satlinmas ke-64 tingkat Kabupaten Cianjur.

Tindakan pemusnahan ini mencakup sedikitnya 1.718 botol minuman beralkohol dari berbagai merek serta 7.326 bungkus rokok tanpa pita cukai yang disita dari berbagai wilayah. 

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, menegaskan bahwa langkah ini merupakan pesan kuat bagi para pelanggar aturan mengenai keseriusan pemerintah dalam menjaga ketertiban umum. 

“Pemusnahan ini menjadi bukti nyata kinerja di lapangan. Ke depan kami akan terus melaksanakan razia dan penegakan aturan, tentu dengan dukungan masyarakat dan media,” ungkapnya usai prosesi pemusnahan barang bukti.

Selain menjadi ajang pembuktian ketegasan hukum, momentum ini juga digunakan Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kapasitas pelayanan publik dalam bidang penyelamatan. 

Dalam hal ini lebih lanjut Bupati juga menyoroti perihal efektivitas penegakan hukum dan perlindungan warga harus didukung oleh sarana prasarana yang memadai. 

Menurut pandangannya, pembenahan fasilitas khususnya bagi unit pemadam kebakaran, menjadi prioritas strategis pemerintah daerah di masa mendatang guna menjangkau seluruh pelosok Cianjur.

Kemudian dalam arahannya, Bupati Wahyu menyatakan bahwa penambahan armada operasional akan terus diupayakan agar respon darurat di tingkat kecamatan semakin cepat dan merata. 

“Wilayah Cianjur yang luas menuntut kesiapsiagaan yang tinggi. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menambah armada dan fasilitas Damkar secara bertahap, dengan harapan ke depan setiap kecamatan memiliki unit Damkar yang memadai,” ujarnya. 

Pemerintah daerah bahkan tengah mengkaji wacana pemisahan kelembagaan antara Satpol PP dan Damkar demi spesialisasi kinerja yang lebih tajam.

Rangkaian acara yang dihadiri ribuan pasang mata ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada desa-desa yang dinilai berhasil memberdayakan Satlinmas secara mandiri. 

Berbagai atraksi simulasi pemadaman api, yel-yel kesigapan personel, hingga layanan sosial seperti donor darah menjadi pelengkap kegiatan ini. 

Penyerahan kendaraan operasional baru yang diresmikan di akhir acara menegaskan Pemkab Cianjur terus berinvestasi pada peningkatan jaminan keselamatan dan kenyamanan hidup seluruh warganya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow