Workshop Anti-Bullying Bekali Calon Guru FKIP UNISMA Ciptakan Lingkungan Belajar Aman

Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) UNISMA menyelenggarakan Workshop Kampanye Anti-Bullying bagi Calon Guru pada Selasa 5 Mei 2026.

Mei 7, 2026 - 13:30
Workshop Anti-Bullying Bekali Calon Guru FKIP UNISMA Ciptakan Lingkungan Belajar Aman

MALANG - Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) UNISMA menyelenggarakan Workshop Kampanye Anti-Bullying bagi Calon Guru pada Selasa 5 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta keterampilan calon guru dalam mencegah dan menangani praktik bullying di lingkungan sekolah.

Acara secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dr. Hamiddin. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa bullying merupakan persoalan serius yang dapat berdampak pada perkembangan psikologis dan akademik peserta didik. Oleh karena itu, guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

“Guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga membentuk karakter siswa. Lingkungan belajar yang aman adalah fondasi utama bagi tumbuh kembang peserta didik,” ujarnya.

Laporan kegiatan disampaikan oleh Ketua Program Studi PPG, Ganjar Setyo Widodo, yang menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya penguatan kompetensi sosial dan pedagogik calon guru.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Unisma - 2

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan bekal praktis bagi calon guru untuk mengenali, mencegah, dan menangani bullying secara tepat di sekolah,” jelasnya.

Workshop menghadirkan narasumber dari bidang psikologi, Risa Rahmawati, yang memaparkan berbagai bentuk bullying, dampaknya terhadap korban, serta strategi penanganan yang efektif.

Dalam materinya, Risa Rahmawati menekankan pentingnya deteksi dini serta pendekatan empatik dalam menghadapi kasus bullying. Ia juga mengajak calon guru untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan siswa guna menciptakan suasana kelas yang suportif.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan peserta secara aktif. Para calon guru menunjukkan antusiasme tinggi dalam memahami isu bullying serta cara penanganannya di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon guru mampu menjadi pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow