Warga Keluhkan Air Macet, DPRD Sidoarjo Desak Perumda Delta Tirta Benahi Layanan

Proyek pipa PDAM Delta Tirta Sidoarjo di Desa Sawotratap dikeluhkan warga karena jalan ambles dan air mati total. DPRD Sidoarjo minta perbaikan segera.

April 16, 2026 - 19:33
Warga Keluhkan Air Macet, DPRD Sidoarjo Desak Perumda Delta Tirta Benahi Layanan

SIDOARJO - Bekas proyek pemasangan pipa induk milik Perumda Delta Tirta Sidoarjo di Jalan Joyoboyo, Dusun Sawo, Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, dikeluhkan warga. Selain menyebabkan jalan ambles dan membahayakan pengendara, proyek tersebut berdampak pada matinya distribusi air bersih selama sebulan terakhir.

Kondisi jalan yang tidak segera direkondisi dengan maksimal tersebut telah berlangsung lebih dari satu bulan. Keluhan utama muncul dari Rumiah, salah satu warga setempat yang mengaku aliran air PDAM di rumahnya mati total sejak bulan lalu.

“Sudah kurang lebih satu bulan mati. Saya tidak tahu penyebabnya, tahu-tahu sudah tidak keluar. Padahal saya tetap rutin membayar tagihan. Saya sampai bertanya, apakah air tidak keluar tetap harus bayar?” ujar Rumiah saat ditemui di lokasi, Kamis (16/4/2026).

Untuk memenuhi kebutuhan harian seperti memasak dan mencuci, Rumiah terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air galon eceran. Dalam kondisi normal, tagihan air di rumahnya biasanya berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per bulan.

Senada dengan Rumiah, Sunaryo, warga RT 04 RW 02 Desa Sawotratap, menyebut kerusakan infrastruktur jalan akibat galian tersebut sudah terjadi sejak empat bulan terakhir. “Ini imbas dari galian PDAM untuk pemasangan pipa. Jalan jadi sering ambles dan tidak rata,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono

Merespons keluhan tersebut, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi bersama Direktur Utama Perumda Delta Tirta. Politisi Partai Golkar ini menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh terhambat oleh masalah teknis yang berlarut-larut.

“Kami ingin tidak ada lagi sekat komunikasi. Dengan direktur turun langsung, persoalan di lapangan bisa cepat terselesaikan. Fokus kita jelas: pelayanan harus bagus, air harus lancar, dan fasilitas harus memudahkan warga,” tegas Warih.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Dwi Hary Soeryadi, menyatakan siap menindaklanjuti penyumbatan pipa distribusi yang diduga menjadi penyebab matinya aliran air warga. Terkait jalan yang rusak, pihaknya berjanji segera melakukan perbaikan permanen.

“Pemasangan pipa induk berkapasitas besar ini sebenarnya bertujuan meningkatkan debit air di wilayah ini. Kami memohon maaf jika rekondisi jalan belum maksimal. Kami sudah menginstruksikan penyedia jasa untuk segera merapikan kembali,” jelas Dwi Hary.

Selain itu, Dwi mengungkapkan adanya minat dari sekitar 200 warga setempat untuk mengajukan sambungan baru PDAM. Namun, proses tersebut masih terkendala kelengkapan administrasi.

“Kami masih menunggu data berupa fotokopi KTP dan nomor telepon dari calon pelanggan. Jika sudah lengkap, akan segera kami proses,” pungkasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow