Wamendagri Bima Arya: Kampung Bahagia Jambi Berpotensi Jadi Percontohan Nasional

Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengapresiasi program Kampung Bahagia di Kota Jambi. Dengan dana Rp100 juta per RT, program ini diharapkan menjadi model nasional pemberdayaan masyarakat.

April 16, 2026 - 07:04
Wamendagri Bima Arya: Kampung Bahagia Jambi Berpotensi Jadi Percontohan Nasional

JAMBI - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menilai program "Kampung Bahagia" di Kota Jambi memiliki potensi besar untuk diadopsi sebagai program nasional. Inovasi berbasis komunitas ini dinilai mampu memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus transparansi anggaran di tingkat akar rumput.

"Ini mudah-mudahan kalau berhasil, maka bisa diduplikasi, tidak saja di Jambi tetapi di rukun tetangga (RT) lain di Indonesia," ujar Bima saat melakukan kunjungan kerja ke RT 14, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (15/4/2026).

Mantan Wali Kota Bogor tersebut menekankan bahwa Kampung Bahagia bukan sekadar penataan fisik lingkungan. Lebih dari itu, program ini merupakan instrumen penting untuk menciptakan standar pengelolaan keuangan yang akuntabel, tidak konsumtif, dan berorientasi jangka panjang. Selain itu, program ini membawa pesan kuat tentang pentingnya gotong royong dan keterlibatan langsung warga dalam mengelola lingkungan.

Bima juga mengingatkan agar pengelolaan dana di tingkat Kelompok Kerja (Pokja) dan RT memiliki standar operasional yang jelas. Ia meminta dinas terkait terus mendampingi dan mengawasi jalannya program agar memberikan dampak berkelanjutan pada kualitas hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Terkait keberlanjutan program, Bima melontarkan tantangan kepada Pemerintah Kota Jambi untuk membuktikan efektivitas program ini dalam satu tahun ke depan.

"Pak Wali kita tantang dulu satu tahun ini, kita lihat dulu angka-angkanya sebelum dan setelahnya bagaimana. Kalau nanti ada hasilnya, saya yakin reward (penghargaan) itu akan menunggu," tegasnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Jambi mengalokasikan dana langsung sebesar Rp100 juta per RT untuk mendukung program ini. Dana tersebut dikelola untuk kebutuhan infrastruktur dasar seperti perbaikan jalan, drainase, hingga fasilitas penerangan jalan.

Ketua Forum RT Kota Jambi, Suparyono, menambahkan bahwa kehadiran Kampung Bahagia sangat berarti dalam menciptakan rasa aman dan nyaman. Menurutnya, program ini menumbuhkan rasa kepemilikan kolektif karena masyarakat ikut terlibat aktif membangun lingkungan mereka sendiri.

"Kami telah memasang kamera pengawas di setiap sudut strategis untuk memberikan rasa aman, termasuk kegiatan jaga malam (Siskamling) rutin untuk menumbuhkan kebersamaan," ungkap Suparyono. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow