Wali Kota Malang Akui Pemangkasan Rp4,5 Miliar Seragam Gratis Dialihkan ke Program Prioritas Nasional
Pemkot Malang mengalihkan sebagian anggaran dari sektor pendidikan, khususnya program seragam gratis, ke sejumlah program prioritas nasional pada tahun anggaran 2026.
MALANG - Pemkot Malang mengalihkan sebagian anggaran dari sektor pendidikan, khususnya program seragam gratis, ke sejumlah program prioritas nasional pada tahun anggaran 2026.
Diketahui, anggaran seragam gratis yang sebelumnya mencapai Rp6 miliar pada 2025 kini turun menjadi Rp1,5 miliar. Sisa anggaran sebesar Rp4,5 miliar dialihkan untuk mendukung kebijakan efisiensi dan pelaksanaan program strategis nasional.
Hal tersebut dibenarkan oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat ditanya pengalihan besar-besaran anggaran pendidikan, khususnya soal program seragam gratis.
“Sekarang kita ada efisiensi, ada program strategis nasional, ada program-program prioritas,” ujar Wahyu, Selasa (5/5/2026).
Meski mengalami pemangkasan anggaran, Wahyu memastikan program seragam gratis tidak dihapus sepenuhnya. Pemerintah hanya melakukan penyesuaian sasaran penerima agar lebih tepat guna.
“Yang kita lakukan ini bukan membatalkan sepenuhnya. Program tetap ada, tapi difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar tidak mampu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengalihan anggaran tersebut akan diarahkan ke sejumlah program prioritas lain yang dinilai lebih mendesak dan berdampak luas bagi masyarakat.
Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah penyesuaian fiskal daerah di tengah dorongan pemerintah pusat untuk memperkuat program strategis nasional di berbagai sektor.
“Program ini tetap ada, nah tapi ada beberapa program prioritas nasional,” tandasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?