Update Haji: 15.349 Jemaah Sudah Diberangkatkan, Satu Wafat di Madinah
Sebanyak 15.349 jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Kemenhaj juga melaporkan satu jemaah wafat dan puluhan menjalani perawatan di Madinah.
JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan perkembangan terbaru penyelenggaraan ibadah haji 2026 yang telah memasuki hari keempat masa operasional, Jumat (24/4/2026). Hingga 23 April 2026, sebanyak 15.349 jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam 40 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Tenaga Ahli sekaligus Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menyebutkan bahwa dari jumlah tersebut, 9.884 jemaah yang terbagi dalam 25 kloter telah tiba di Madinah.
“Data ini menunjukkan proses keberangkatan dan kedatangan jemaah berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Selain itu, Kemenhaj juga melaporkan kondisi layanan kesehatan jemaah di Madinah. Tercatat sebanyak 93 jemaah menjalani rawat jalan. Dua orang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), sementara satu jemaah lainnya dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi.
Pada kesempatan yang sama, Kemenhaj menyampaikan kabar duka. Seorang jemaah haji asal Solo yang tergabung dalam kloter SOC III, Rodiah (68), meninggal dunia akibat serangan jantung.
Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan bahwa hak jemaah yang wafat tetap terpenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji. “Kami mendoakan semoga almarhumah husnul khatimah,” kata Ichsan.
Untuk menjaga kondisi fisik jemaah, Kemenhaj menegaskan kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di embarkasi agar meminimalisir kegiatan seremonial dalam proses pelepasan. Prosedur pelepasan kini telah distandarkan tanpa seremoni guna menghindari kelelahan jemaah.
Di sisi lain, jemaah yang telah tiba di Madinah diimbau untuk mewaspadai kondisi cuaca. Suhu di kota tersebut diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan sekitar 25 persen.
Kemenhaj mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan pelindung kepala, serta mengenakan pakaian yang nyaman. Jemaah juga diminta mengikuti arahan petugas dan ketua kloter, serta memanfaatkan waktu istirahat secara optimal.
Selain itu, jemaah diimbau memprioritaskan ibadah wajib dan tidak ragu menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan.
“Kami siap membantu kapan pun diperlukan. Mari jaga kebersamaan dan saling membantu agar ibadah haji berjalan lancar dan penuh keberkahan,” kata Ichsan. (*)
Apa Reaksi Anda?