Unmer Malang Ambil Peran dalam Forum Regional Netralitas Karbon di Thailand
Universitas Merdeka (UNMER) Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan jejaring internasional dan agenda keberlanjutan global melalui partisipasi aktif dalam 2026 Carbon Neutrality Campus
MALANG Universitas Merdeka (UNMER) Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan jejaring internasional dan agenda keberlanjutan global melalui partisipasi aktif dalam 2026 Carbon Neutrality Campus (CNC) Seminar di S.D. Avenue Hotel, Thailand, secara hybrid, Senin (9/2/2026).
Dalam forum internasional yang diinisiasi oleh Mahidol University bekerja sama dengan United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP) serta Office of the National Higher Education Science Research and Innovation Policy Council (NXPO), delegasi Unmer Malang diwakili oleh Dr. Andini Risfandini, S.E., M.Sc., yang hadir sebagai panelis dalam sesi kepemimpinan universitas dan kolaborasi regional.
Seminar bertajuk “Carbon Neutrality in Action: Regional Insights, Local Innovations – From Campus to City: Shaping a Sustainable Future Together” tersebut mempertemukan pimpinan universitas, pembuat kebijakan, organisasi internasional, serta mitra industri dari berbagai negara di kawasan Asia–Pasifik.
Dalam sesi University Leadership and Regional Exchange, Dr. Andini Risfandini memaparkan presentasi berjudul “Education-Led Institutional Coordination and Financing Pathways for Tourism Decarbonization in ASEAN: The CNC 2026 Experience”.
Paparan tersebut menekankan peran strategis perguruan tinggi dalam mengkoordinasikan kebijakan, pendanaan, dan inovasi menuju dekarbonisasi sektor pariwisata di kawasan ASEAN, sekaligus memperkuat posisi institusi pendidikan tinggi sebagai motor transformasi menuju netralitas karbon.
Partisipasi sebagai panelis dan narasumber dalam Expert Roundtable turut mempertegas kontribusi akademisi Indonesia dalam perumusan roadmap CNC 2026, termasuk pembahasan jalur pendanaan regional, pengembangan Open Online Course, serta strategi kolaborasi lintas negara.
Keterlibatan tersebut tidak hanya meningkatkan visibilitas internasional UNMER Malang, tetapi juga membuka peluang kolaborasi riset, publikasi bersama, pertukaran akademik, serta penguatan kurikulum berbasis keberlanjutan dan net zero emission. (*)
Apa Reaksi Anda?