Ingin Mudik Lancar, Ikuti Tips Dishub Kabupaten Malang Ini

Mulai titik rawan macet, kondisi jalan ekstrem hingga jalur sulit lainnya, pemudik diimbau menghindari beberapa titik rawan.

Maret 16, 2026 - 00:00
Ingin Mudik Lancar, Ikuti Tips Dishub Kabupaten Malang Ini

MALANG Dinas Perhubungan atau Dishub Kabupaten Malang bersama lintas sektor telah memetakan hal-hal penting untuk diperhatikan pemudik menjelang lebaran.

Hindari Titik Rawan

Mulai titik rawan macet, kondisi jalan ekstrem hingga jalur sulit lainnya, pemudik diimbau menghindari beberapa titik jalur rawan kemacetan, sebagai berikut:

1. ​Jalur Utama Malang-Blitar

Titik rawan macet diperkirakan berada di jalur utama Malang-Blitar, dari Kebonagung ke arah Kepanjen.

Penyebab berpotensi kemacetan, karena menjadi pertemuan arus kendaraan dari Kota Malang dengan aktivitas industri dan pasar.

Di jalur ini, didapati kondisi jalan yang ada penyempitan jalur (bottle neck) setelah jalan kembar berakhir, serta adanya perlintasan sebidang kereta api dengan frekuensi tinggi.

2. ​Jalur Wisata Utara (Karanglo-Karangploso)

Penyebab kemacetan di jalur Karanglo Singosari - Karangploso ini, kerap disebabkan lonjakan kendaraan dari Exit Tol Singosari menuju kawasan wisata Batu.

Kondisi di titik jalur ini biasanya terjadi antrean kendaraan di lampu merah Karanglo, yang memanjang hingga badan jalan tol pada jam puncak dan adanya perlintasan KA.

3. ​Simpang Jalibar - Talangagung di Kepanjen 

Titik rawan macet bisa disebabkan pertemuan jalur lingkar barat (Jalibar) Kepanjen dengan jalur protokol utama menuju Blitar.

Di ruas jalibar, kondisinya bisa terjadi hambatan arus samping yang tinggi akibat aktivitas SPBU, juga persimpangan ke arah Gunung Kawi Wonosari.

4. Titik Koridor Tol Pakis 

Koridor Tol Pakis yang melingkupi kawasan Wendit - Exit Tol Pakis, menjadi titik rawan macet karena merupakan akses utama menuju Malang Timur, ke wilayah Tumpang/Poncokusumo.

Sedangkan, kondisi jalur ini dengan lebar jalan belum merata, ditambah banyak persimpangan jalan desa di sekitar pintu keluar tol.

5. ​Jalan Nasional (Slorok ke arah Sumberpucung)

​Penyebab kemacetan di titik jalur Slorok-Sumberpucung bisa terjadi karena aktivitas pasar tumpah dan perlintasan sebidang kereta api.

Sementara, kondisi kapasitas jalan tidak sebanding dengan volume kendaraan saat jeda penutupan palang pintu kereta.

6. ​Jalur ke Pantai Selatan 

Jalur wisata Pantai Selatan (Gondanglegi-Balekambang), juga menjadi titik rawan macet, teurtama disebabkan saat ini sedang berlangsung proyek peningkatan jalan (pengecoran beto/pelebaran).

Terjadi potensi penyempitan lajur dan keberadaan material/alat berat di bahu jalan. Sehingga, pengendara perlu waspada pada tanjakan tajam dan tikungan pendek, yang berada di area jalur Bantur.

Imbauan Aman Bagi Pemudik

Demi kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bersama selama masa mudik dan balik Lebaran 2026, seluruh masyarakat diimbau mengantisipasi beberapa hal berikut:

1. Memastikan Kelaikan Kendaraan: 

Mengingat jalur di Kabupaten Malang punya karakteristik variatif, berupa tanjakan tajam di wilayah Barat dan Selatan, maka kondisi kendaraan Anda harus benar-benar laik jalan. Pastikan rem, ban, dan mesin dalam kondisi prima sebelum berangkat.

2. Manfaatkan Jalur Alternatif: 

Untuk menghindari kepadatan di titik-titik krusial seperti Karanglo dan Kebonagung, gunakan jalur alternatif yang telah disiapkan dan ikuti petunjuk arah serta arahan petugas di lapangan.

3. Waspadai Titik Perbaikan Jalan: 

Bagi wisatawan yang menuju Pantai Selatan, harap bersabar dan ekstra waspada di jalur Gondanglegi – Balekambang, sehubungan dengan adanya pengerjaan proyek jalan.

4. Patuhi Rambu dan Arahan Petugas

Ikuti instruksi personil di setiap Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan. Jangan memaksakan diri jika lelah, manfaatkan Pos pengamanan dan pelayanan sebagai tempat istirahat sejenak. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow