Ramadan Momen Memperdalam Islam yang Rahmah dan Menebar Kesalihan Sosial

Jemaah Muhammadiyah Kabupaten Malang melaksanakan salat tarawih malam kedua Ramadan 1447H di Masjid Fastabiqul Khoirot Sukun Kepanjen, dilanjutkan ceramah tentang puasa dan implementasi ketakwaan dala

Februari 19, 2026 - 14:59
Ramadan Momen Memperdalam Islam yang Rahmah dan Menebar Kesalihan Sosial

MALANG Warga dan jamaah Muhammadiyah Kabupaten Malang melaksanakan salat tarawih malam kedua Ramadan 1447H, pada Rabu (18/2/2026).

Salat tarawih berjamaah dilakukan sebanyak sebelas rakaat dengan khusyuk di Masjid Fastabiqul Khoirot Sukun, Kepanjen, Kabupaten Malang. Ibadah dilanjutkan dengan ceramah singkat oleh khatib.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang, M. Nurul Humaidi, menyampaikan, ceramah di masjid-masjid Muhammadiyah bertujuan memberikan pendidikan agama selama Ramadan. “Materi ceramah hendaknya membantu jamaah memahami ajaran Islam yang rahmah dan menebar kasih sayang kepada sesama,” ujarnya.

Humaidi menekankan, kesalihan spiritual dari ibadah mahdah seperti puasa dan salat harus berdampak nyata dalam hubungan sosial. “Maka sebisa mungkin hindari materi ceramah yang menimbulkan kontroversi, yang justru menumbuhkan kebencian antarsesama muslim,” tambah dosen Fakultas Agama Islam UMM itu.

Sahid.jpgKepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang, H. Sahid. (FOTO: Amin/TIMES Indonesia)

Ia juga menekankan pentingnya implementasi ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari melalui akhlak mulia dan hubungan baik dengan sesama.

Terkait perbedaan awal Ramadan di Indonesia antara tanggal 18 dan 19 Februari 2026, Humaidi mengimbau semua pihak saling menghormati. “Biarlah perbedaan itu terjadi, tapi tetap menyatukan tujuan untuk mewujudkan ketakwaan melalui ibadah puasa Ramadan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, H. Sahid, menegaskan perbedaan awal puasa bukan masalah. “Hal ini sudah pernah terjadi di Indonesia, sehingga tidak perlu dibesar-besarkan,” kata Sahid. Ia mengimbau masyarakat menjalankan puasa Ramadan dengan khusyuk, agar meningkatkan kedekatan dengan Allah SWT dan meninggalkan bekas ketakwaan yang meningkat setelah Ramadan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow