Uji Respon Cepat, Lanud Iswahjudi Magetan Gelar Latihan Kesiagaan 'Elang Gesit' 2026

Lanud Iswahjudi gelar Latihan Kesiagaan I “Elang Gesit” 2026 untuk uji respons, safety, dan komando kendali. Simulasi empat hari fokus keamanan, SAR, hingga dukungan operasi penerbangan.

Februari 26, 2026 - 01:00
Uji Respon Cepat, Lanud Iswahjudi Magetan Gelar Latihan Kesiagaan 'Elang Gesit' 2026

MAGETAN Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Iswahjudi memulai Latihan Kesiagaan I dengan sandi "Elang Gesit" mulai 23-26 Februari 2026. Latihan ini dirancang sebagai instrumen vital untuk menguji kecepatan respon dan profesionalisme personel dalam menghadapi dinamika penugasan yang tak terduga.

Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, menegaskan bahwa pangkalan udara adalah subsistem krusial dalam keberhasilan operasi udara. Menurutnya, kesiapan fungsi dukungan operasi pangkalan harus diuji secara berkala untuk memotret kondisi riil di lapangan.

"Fokus latihan ini adalah dukungan operasi penerbangan. Kesiapan satuan dan fungsi-fungsi di pangkalan harus benar-benar diuji agar dapat diketahui kondisi riil di lapangan," ujar Danlanud.

Simulasi Kondisi Riil Selama Empat Hari

Latihan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari ini menitikberatkan pada aspek realisme. Materi yang diujikan mencakup berbagai skenario penugasan harian yang dikembangkan dengan dinamika persoalan tinggi untuk menguji koordinasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan personel.

Sejumlah materi inti yang menjadi fokus simulasi meliputi:

Keamanan & Pertahanan: Pengamanan wilayah, penegakan hukum, kedisiplinan lalu lintas, hingga patroli pertahanan pangkalan.

Tanggap Darurat: Pemadaman kebakaran (Base Ops), Search and Rescue (SAR), serta penanganan kondisi emergency pada pesawat.

Dukungan Logistik: Prosedur pengisian bahan bakar pesawat (refuelling) dan pemeliharaan fasilitas instalasi pangkalan.

Utamakan 'Safety' dan Evaluasi Komando

Selain aspek teknis, Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo juga memberikan instruksi keras terkait faktor keamanan selama latihan. Ia meminta seluruh personel menjalankan prosedur secara normatif namun tetap responsif terhadap dinamika yang diberikan.

"Utamakan faktor keamanan dan keselamatan (safety). Laksanakan seluruh rangkaian sesuai prosedur agar hasil yang diperoleh objektif dan mencerminkan tingkat kesiapan satuan yang sebenarnya," tambah Danlanud.

Latihan "Elang Gesit" 2026 ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi sistem Komando dan Kendali (Kodal) di Lanud Iswahjudi. 

Dengan hasil evaluasi yang akurat, Lanud Iswahjudi optimis dapat terus memperkuat perannya sebagai pangkalan udara garda terdepan TNI Angkatan Udara. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow