Tujuh Jemaah Haji Debarkasi Padang Masih Dirawat di Arab Saudi, Kemenhaj Minta Doa Kesembuhan

Sebanyak tujuh jemaah haji Debarkasi Padang masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Kemenhaj Sumbar berharap mereka segera pulih dan kembali ke Tanah Air.

Juni 22, 2026 - 16:38
Tujuh Jemaah Haji Debarkasi Padang Masih Dirawat di Arab Saudi, Kemenhaj Minta Doa Kesembuhan

JAKARTA - Operasional pemulangan jemaah haji tahun 2026 dari Debarkasi Padang telah rampung. Namun, di tengah kepulangan ribuan jemaah ke Tanah Air, masih terdapat tujuh orang haji asal Debarkasi Padang yang hingga kini menjalani perawatan intensif di Arab Saudi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi para jemaah yang masih dirawat sambil berharap mereka segera pulih dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga.

"Kita doakan seluruh jemaah yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan dan kembali berkumpul bersama keluarga di Tanah Air," ujar Rifki di Padang, Minggu.

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), tujuh jemaah yang masih menjalani perawatan tersebut terdiri atas tiga orang asal Kota Padang, yakni Busnar Jamaran, Syafei Nawaar, dan Usdarti Abu Nawas.

Selain itu, dua jemaah berasal dari Kota Padang Panjang, yakni Emma Yuliati dan Stafruddin Sutan Badarun. Sementara dua lainnya masing-masing berasal dari Kabupaten Pasaman Barat atas nama Syaifuddin Wirdas Tompek dan Kabupaten Limapuluh Kota atas nama Jasri Abu Nawas.

Pemulangan Menunggu Kondisi Kesehatan Memburuk

Menurut Rifki, ketujuh jemaah tersebut baru akan dipulangkan ke Indonesia apabila telah dinyatakan sehat dan memenuhi persyaratan medis untuk melakukan penerbangan.

Proses pemulangan jemaah yang masih dirawat dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan rekomendasi dokter serta kondisi kesehatan masing-masing pasien.

Sepuluh Jemaah Debarkasi Padang Wafat di Tanah Suci

Di sisi lain, Kemenhaj Sumbar juga mencatat sebanyak 10 jemaah haji asal Debarkasi Padang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji 2026.

"Hingga akhir operasional haji tahun ini tercatat 10 haji Embarkasi Padang wafat di Tanah Suci," kata Rifki.

Dari jumlah tersebut, tujuh jemaah berasal dari Sumatera Barat dan tiga lainnya berasal dari Provinsi Bengkulu.

Jemaah asal Bengkulu yang wafat yakni Tukiman Sandy Kromo Karso (54), Mustina Abdul Basir (66), dan Umi Kasnini Rasyid (61).

Sementara jemaah asal Sumatera Barat yang meninggal dunia adalah Yunilis Muin (74), Sofian Arbi (41), Imam Kanapi Qodir (81), Syamsu Kari Sudin (59), Mainusni Marukun (75), Nurjasmi Tamar Hamzah (70), dan Hizbullah Sulan Sulan (78).

Kesepuluh jemaah tersebut dimakamkan di sejumlah lokasi pemakaman di Arab Saudi, yakni Baqi, Sharaya, dan Dahban.

Lebih dari 5.300 Jemaah Berangkat dari Debarkasi Padang

Secara keseluruhan, Debarkasi Padang memberangkatkan sebanyak 5.374 peserta haji pada musim haji 2026.

Jumlah tersebut terdiri atas 3.989 jemaah asal Sumatera Barat, 1.331 jemaah dari Provinsi Bengkulu, 41 petugas kloter asal Sumatera Barat, serta 13 petugas kloter dari Bengkulu.

Meski operasional haji 2026 telah berakhir, perhatian terhadap jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi tetap menjadi prioritas agar seluruh peserta haji dapat kembali ke Indonesia dalam kondisi sehat dan berkumpul bersama keluarga masing-masing.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow