Tradisi Buka Puasa di Masjid Agung An-Nur Kota Batu Selalu Dinanti

Ratusan hingga ribuan hidangan tersaji di Masjid An-Nur Kota Batu, untuk dibagikan kepada jemaah yang berbuka puasa.

Maret 12, 2026 - 19:00
Tradisi Buka Puasa di Masjid Agung An-Nur Kota Batu Selalu Dinanti

BATU Asap dari dapur terlihat mengepul setiap hari di area samping halaman Masjid Agung An-Nur Kota Batu menjelang waktu berbuka puasa. Di tempat itu, para relawan masjid sibuk menyiapkan ratusan hingga ribuan hidangan untuk dibagikan kepada jemaah selama bulan Ramadan.

Tradisi menyediakan santapan berbuka puasa di masjid yang berada tak jauh dari Alun-Alun Kota Batu tersebut telah berlangsung setiap tahun. 

Tak hanya bagi jemaah yang datang untuk beribadah, makanan juga disediakan bagi masyarakat umum hingga wisatawan yang tengah berkunjung ke Kota Batu selama Ramadan.

Bendahara Masjid Agung An-Nur, Muchlison, menjelaskan bahwa jumlah porsi yang disiapkan berbeda antara hari biasa dan akhir pekan. Pada hari kerja, pihak takmir menyiapkan ratusan porsi makanan, sedangkan saat akhir pekan jumlahnya ditingkatkan karena lonjakan pengunjung.

"Pada hari biasa kami menyiapkan sekitar 600 hingga 700 porsi. Sementara pada akhir pekan jumlahnya ditambah menjadi sekitar 1.000 porsi karena biasanya lebih banyak wisatawan yang datang," ujar dia, Kamis (12/3/2026).

Ia menuturkan, menu berbuka puasa yang disajikan selalu berbahan dasar daging sapi dengan olahan berbeda setiap hari. Pola menu tersebut sudah disusun untuk satu pekan penuh agar jemaah mendapatkan variasi hidangan.

Adapun menu yang dihidangkan antara lain sop pada hari Senin, gulai pada Selasa, sayur asem pada Rabu, soto pada Kamis, semur pada Jumat, kare pada Sabtu, serta rawon pada Minggu.

Menurut Muchlison, dalam tiga tahun terakhir takmir masjid sepakat untuk menyajikan hidangan berkuah dengan bahan utama daging sapi. Bahkan sebelum Ramadan dimulai, pihak pengelola masjid telah menyiapkan stok bahan baku khusus.

"Selama tiga tahun terakhir kami sepakat menunya harus berbahan daging dan berkuah. Sebelum Ramadan dimulai, kami juga sudah menyembelih satu ekor sapi yang memang dipersiapkan khusus untuk kebutuhan buka puasa selama bulan puasa," jelasnya.

Selain hidangan utama, pengurus masjid juga menyediakan minuman dan camilan berupa kurma yang telah dikemas dalam plastik untuk memudahkan pembagian kepada jemaah.

Perlu diketahui, Masjid yang berdiri sekitar tahun 1920 itu memang dikenal selalu dipadati jemaah saat Ramadan. Tidak hanya warga sekitar, tetapi juga pengunjung dari luar daerah yang sedang berwisata ke Kota Batu.

Sebagai salah satu masjid terbesar di kota tersebut, Masjid Agung An-Nur memiliki kapasitas yang cukup besar. Bangunan tiga lantai itu mampu menampung sekitar 3.000 hingga 4.000 jemaah yang datang untuk melaksanakan ibadah sekaligus menikmati hidangan berbuka puasa bersama.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow