TMMD ke-128 di Desa Slempit Gresik Jadi Momentum Percepatan Pembangunan dan Kemanunggalan TNI-Rakyat
TMMD ke-128 di Desa Slempit, Gresik, mempercepat pembangunan infrastruktur, pemberdayaan warga, dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
GRESIK - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026 membawa suasana baru bagi Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Aktivitas warga meningkat seiring intensitas kegiatan anggota TNI yang mulai menjalankan berbagai program pembangunan di desa tersebut, Selasa (28/4/2026).
Kepala Desa Slempit, Suyitno, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya karena wilayahnya dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan TMMD ke-128.
“Ini adalah anugerah bagi kami. Program TMMD benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dari sisi pembangunan maupun kebersamaan antara warga dan TNI,” ujar Suyitno.
Menurutnya, pelaksanaan TMMD di Desa Slempit mencakup berbagai kegiatan fisik yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat.
Program tersebut meliputi pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), Jalan Usaha Tani (JUT), Jalan Poros Desa (JPD), Jalan Desa (JD), hingga pembuatan sumur bor.
Selain itu, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga menjadi salah satu prioritas guna meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, TMMD ke-128 juga menghadirkan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Slempit.
Suyitno berharap seluruh warga dapat berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut melalui semangat gotong royong.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mendukung kegiatan ini. Dengan kebersamaan, hasilnya tentu akan lebih baik dan bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gresik dan jajaran TNI atas perhatian yang diberikan kepada Desa Slempit melalui program tersebut.
Program TMMD ke-128 diharapkan menjadi momentum percepatan pembangunan desa, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kolaborasi nyata di lapangan. Kehadiran program ini juga dinilai mampu memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan. (*)
Apa Reaksi Anda?