TMMD 128 Probolinggo Percepat Rehab Rumah Lansia di Desa Brabe
Rehab RTLH milik lansia 83 tahun di Desa Brabe dalam program TMMD 128 Probolinggo telah mencapai progres 80 persen.
PROBOLINGGO - Program TMMD 128 Probolinggo terus difokuskan pada pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan hunian layak bagi warga lanjut usia. Salah satunya terlihat pada rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Rafi’ah atau Ramo (83), warga Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron.
Hingga saat ini, progres pembangunan rumah tersebut telah mencapai 80 persen. Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo bersama warga terus mempercepat pengerjaan agar rumah segera dapat ditempati dengan aman dan nyaman.
Tahapan pekerjaan saat ini meliputi plester dinding, pengurukan lantai, serta peninggian pondasi rumah. Seluruh proses dilakukan secara gotong royong oleh personel TNI dan masyarakat setempat.
Di lokasi pembangunan, anggota Satgas dan warga tampak bekerja bersama merampungkan bagian struktur rumah. Semangat kebersamaan dinilai menjadi faktor utama yang mempercepat penyelesaian rehab RTLH tersebut.
Pratu Samsudin yang bertugas di lapangan mengatakan pengerjaan difokuskan pada penguatan pondasi dan penyelesaian dinding agar bangunan lebih kokoh untuk ditempati.
“Kami memastikan setiap tahap pekerjaan dilakukan sesuai standar teknis agar rumah ini benar-benar aman dan layak untuk dihuni,” ujarnya.
Sementara itu, Danton TMMD Ke-128 dari Satuan Armed 8 UY Jember, Lettu Arm Ary, menegaskan bahwa rehab rumah lansia menjadi salah satu prioritas dalam program TMMD tahun ini.
“Kami menargetkan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu. Saat ini progres sudah 80 persen dan tinggal penyelesaian akhir,” katanya.
Kepala Desa Brabe Sunardi mengapresiasi perhatian Satgas TMMD terhadap warga lanjut usia yang membutuhkan hunian layak. Ia berharap rumah baru tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi Ibu Rafi’ah di usia senjanya.
TMMD 128 Probolinggo terus menargetkan penyelesaian seluruh sasaran RTLH sebelum penutupan program. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat budaya gotong royong dan mempercepat pembangunan desa. (*)
Apa Reaksi Anda?