Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI 2026, Perkuat Sinergi Keamanan Pangan dan Gizi Menuju Generasi Emas Indonesia

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Jawa Timur menggelar Temu Ilmiah Nasional (TIN) II PERSAGI 2026.

Juli 4, 2026 - 12:30
Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI 2026, Perkuat Sinergi Keamanan Pangan dan Gizi Menuju Generasi Emas Indonesia

MALANG - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Jawa Timur menggelar Temu Ilmiah Nasional (TIN) II PERSAGI 2026.

Mengusung tema 'Sinergi Keamanan Pangan, Ketahanan Gizi, dan Kesehatan Saluran Cerna serta Edukasi Gizi pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Menuju Generasi Emas Indonesia', kegiatan ini berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di The Trans Luxury Hotel Surabaya.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PERSAGI, Ir. Doddy Izwardy, MA., Ph.D., mengatakan bahwa penyelenggaraan Temu Ilmiah Nasional II bertujuan meningkatkan pemahaman, kapasitas, serta kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat keamanan pangan, ketahanan gizi, dan kesehatan saluran cerna (gut health) sebagai bagian dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Melalui sinergi tersebut diharapkan dapat terwujud generasi Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing menuju Generasi Emas Indonesia," ujarnya.

Menurut Doddy, kegiatan ini juga memiliki sejumlah tujuan khusus, di antaranya:

  • Meningkatkan pemahaman ilmiah mengenai gizi berbasis bukti (evidence-based practice),
  • Memperkuat kapasitas tenaga gizi dalam pelayanan klinis maupun masyarakat,
  • Mengembangkan penerapan konsep gut health dan gizi fungsional,
  • Memperkuat sistem surveilans status gizi, serta
  • Meningkatkan peran tenaga gizi dalam pelaksanaan Program MBG melalui penyusunan menu bergizi seimbang, pengelolaan pangan yang aman dan pengawasan mutu makanan.

Selain itu, TIN II PERSAGI 2026 juga mendorong kolaborasi antara organisasi profesi, pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta berbagai mitra pembangunan guna memperkuat sistem pangan berkelanjutan dan mendorong inovasi pelayanan gizi berbasis pangan lokal.

Rangkaian kegiatan dalam Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI 2026 meliputi sidang pleno (plenary session), simposium ilmiah, Nutrition Expo, workshop Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Simposium Konsil Gizi dan Kolegium Gizi, Nutrition Tourism Program (NTP), hingga Malam Keakraban dan Apresiasi.

Workshop SPPG menjadi salah satu agenda penting yang bertujuan meningkatkan kapasitas pelaksana Program Makan Bergizi Gratis.

Materi yang diberikan meliputi penyusunan menu gizi seimbang, keamanan pangan, higiene sanitasi, manajemen pengolahan dan distribusi makanan, pengawasan mutu, evaluasi program, hingga edukasi perubahan perilaku gizi dan penguatan koordinasi lintas sektor.

Sementara itu, Simposium Konsil Gizi dan Kolegium Gizi menjadi forum strategis untuk membahas berbagai isu profesi, seperti regulasi Surat Tanda Registrasi (STR), Surat Izin Praktik (SIP), integrasi uji kompetensi, penguatan pendidikan profesi, serta pengembangan jenjang karier tenaga gizi di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, PERSAGI juga menyelenggarakan Call for Paper sebagai wadah bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian di bidang gizi.

Topik yang diangkat meliputi gizi klinik, gizi masyarakat, gizi institusi, gizi dan makanan, gizi olahraga, serta gizi pendidikan. Artikel yang terpilih akan dipresentasikan dalam simposium dan diterbitkan dalam prosiding ber-ISBN.

Ketua Panitia Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI 2026, Taufiqurrahman, SKM., MPH., mengatakan buku acara yang diterbitkan menjadi panduan bagi seluruh peserta dalam mengikuti rangkaian kegiatan ilmiah.

"Buku acara ini memberikan gambaran lengkap mengenai jadwal kegiatan, susunan sesi ilmiah, daftar narasumber, moderator, hingga berbagai informasi pendukung lainnya. Kami berharap buku ini dapat membantu peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara optimal," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, sponsor, mitra, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI 2026.

Sementara itu, Ketua Steering Committee Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI 2026, Dr. Marudut Sitompul, B.Sc., MPS., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen PERSAGI dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, memperkuat praktik profesional berbasis bukti, serta meningkatkan kontribusi profesi ahli gizi dalam pembangunan kesehatan nasional.

Menurutnya, forum ilmiah ini menjadi ruang kolaborasi bagi akademisi, praktisi, peneliti, mahasiswa, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar gagasan, hasil penelitian, inovasi, serta praktik terbaik di bidang gizi dan kesehatan.

"Melalui forum ini diharapkan lahir berbagai rekomendasi ilmiah yang aplikatif guna memperkuat kebijakan dan program gizi nasional. Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI 2026 juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran ahli gizi sebagai garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow