Telan Anggaran Rp99 Juta, Aplikasi Rembang Gemilang Mobile Malah Macet Total

Dinkominfo Rembang akui aplikasi Rembang Gemilang Mobile tak optimal akibat kendala sinkronisasi dan ego sektoral OPD. Pemkab berkomitmen lakukan perbaikan dan integrasi ulang layanan digital.

Mei 21, 2026 - 15:31
Telan Anggaran Rp99 Juta, Aplikasi Rembang Gemilang Mobile Malah Macet Total

REMBANG - Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Rembang akhirnya blak-blakan terkait tidak optimalnya aplikasi Rembang Gemilang Mobile. Masalah sinkronisasi sistem dan ego instansi yang berjalan sendiri-sendiri dituding menjadi biang kerok mandeknya platform layanan publik tersebut.

Kepala Dinkominfo Kabupaten Rembang, Budiyono, mengonfirmasi bahwa platform digital ini pertama kali digarap pada tahun 2022. Proyek yang dipihakketigakan tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 99.315.000.

Budiyono menjelaskan, aplikasi ini sedari awal diproyeksikan menjadi wadah tunggal (portal informasi) yang mengintegrasikan layanan publik antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Oleh karena itu, pasokan data berkala dari setiap instansi menjadi harga mati.

Sayangnya, misi menyatukan layanan publik digital ini terbentur realita di lapangan. Integrasi sistem tersendat karena setiap dinas justru sibuk mengembangkan aplikasinya masing-masing.

"Dalam perjalanannya, terdapat kendala pada sinkronisasi layanan Rembang Gemilang Mobile dengan aplikasi yang dikelola masing-masing OPD. Perkembangan layanan digital di tiap perangkat daerah berjalan dinamis dan sebagian berkembang secara mandiri," ungkapnya, Kamis (21/5/2026). 

Dampak dari tidak kompaknya sistem antar OPD ini, sejumlah fitur utama di dalam aplikasi Rembang Gemilang Mobile akhirnya macet dan gagal melayani masyarakat secara maksimal.

Dinkominfo Rembang memastikan tidak akan tinggal diam melihat proyek ini terbengkalai. Saat ini, tim teknis sedang diterjunkan untuk memetakan masalah dan melakukan sinkronisasi ulang antar instansi.

"Ke depan, kami berkomitmen melakukan perbaikan dan penguatan layanan secara bertahap, termasuk mengupayakan pembaruan sistem agar layanan digital ini bisa kembali optimal dan bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow